TABLOIDBINTANG.COM -  Semewah dan sebagus apapun, mesin mobil tetap saja bisa bermasalah ketika dalam perjalanan. Tak terkecuali mobil yang dipakai oleh Presiden Joko Widodo. "Laju kendaraan tidak nomal," kata Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Machmudin, Senin, 20 Maret 2017.

Bey menjelaskan, mobil Mercedes Benz S600 yang dipakai Jokowi mogok ketika dipakai untuk kunjungan ke Kalimantan Barat pada Sabtu, 18 Maret 2017, pekan lalu. Saat itu ada Jokowi dan istrinya, Iriana di dalam mobil itu.  Keduanya hendak menuju Kubu Raya dari Mempawah.

"Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, mobil tiba-tiba bermasalah pada setting gas," ujar Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Machmudin, Senin, 20 Maret 2017.

Bey mengatakan kerusakan mobil RI-1 milik Presiden Joko Widodo pada sasis Mercedes Benz S600 Pullman Guard. Bey mengatakan Presiden Joko Widodo dan Iriana terpaksa harus pindah mobil. Dalam waktu lima menit, Presiden dan Iriana pindah mobil Toyota Alphard yang digunakan rombongan Istana Kepresidenan.

"Ajudan sempat mengecek situasi mobil lebih dahulu sebelum ibu negara naik ke Alphard dan Bapak (Jokowi) menyusul," ujar Bey.

Sebagai catatan, mobil RI-1 dalam kondisi normal bisa dipacu hingga lebih dari 200 kilometer per jam. Mobil itu dilapisian piranti keamanan baja tahan peluru dan bahan peledak ringan.

Mobil juga dilengkapi ban run-flat Michelin PAX 245-700 R470, yang tetap bisa berjalan sejauh 60 kilometer tanpa udara. Tangki bahan bakar berkapasitas 90 liter dan sistem pemadam kebakaran otomatis yang mampu mengunci penyebaran api juga terpasang di tubuhnya.

 

TEMPO.CO

Baca juga