TABLOIDBINTANG.COM -  Secara fisik, Krista Schwab tampak seperti wanita pada umumnya. Namun, di dalam tubuh wanita 32 tahun ini terdapat dua vagina, dua leher rahim, dan dua buah rahim. 

Kondisi yang dialami Krista disebut juga dengan uterus didelphys atau rahim ganda. Ia didiagnosis memiliki rahim ganda pada usia 12 tahun. 

Akibatnya, Krista memiliki tingkat kesuburan yang rendah dan mengalami keguguran sebanyak dua kali. Hal ini membuat ia dan sang suami Courtney menyerah untuk memiliki anak. 

Baca juga

Namun, kini Krista tengah hamil 5 bulan pada rahim sebelah kirinya. Menurutnya, dokter yang menanganinya juga belum mampu menjelaskan mengapa ia bisa hamil dengan kondisi tersebut. Pasalnya, rahim sebelah kiri Krista tidak mengeluarkan sel telur sama sekali. 

"Hanya ovarium sebelah kanan saya yang berfungsi, dan tidak ada koneksi pada rahim sebelah kiri untuk memperoleh sel telur tersebut," ujarnya. 

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, dia telah menunggu kehamilan ini selama bertahun-tahun dan telah menyerah. 

"Setelah melewati hampir seribu hasil test kehamilan negatif, saya sudah menyerah. Tiba-tiba, Desember lalu berat badan saya bertambah, jadi saya melakukan tes kehamilan dan hasilnya positif," imbuhnya. 

Karena merasa bahwa dirinya tidak akan pernah bisa hamil, sang suami tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi ketika mereka berhubungan badan. 

Meski bahagia dengan pernikahannya, Krista mengaku kondisinya memengaruhi kehidupannya.

"Hubungan badan sangatlah sensitif dan bisa menimbulkan rasa sakit. Hal ini sangat memengaruhi kehidupan seks dan rasa percaya diri saya," ungkapnya. 

Namun, kini Krista hanya berharap kehamilannya berjalan lancar dan ia bisa melahirkan secara normal. Meski sang dokter memperkirakan ia akan melahirkan secara caesar. 

Terakhir, ia berharap wanita yang lain dengan kondisi yang sama seperti dirinya tidak menyerah.

"Setelah mencoba lebih dari 10 tahun, kini saya hamil. Saya berharap wanita yang memiliki rahim ganda untuk percaya pada keajaiban karena keajaiban itu memang nyata," pungkasnya.

 

(yuri/gur)