TABLOIDBINTANG.COM -  Selasa (14/3) lalu, di Hotel Shangri-La, Jakarta, digelar acara “Indonesia-Korea Business Summit”. Di acara tersebut bukan Presiden Jokowi yang menjadi sorotan melainkan bintang K-Pop Lee Teuk, pentolan boy band Super Junior (Suju). Yup, “Indonesia-Korea Business Summit” dihadiri oleh personil boy band papan atas Korea, yang super kinclong.

Sejak subuh, teman saya Millie, yang kebetulan menjadi bagian dari penyelenggara acara ini, sudah heboh mengajak saya hadir di acara tersebut. Kata Millie pada saya, “Mau foto bareng Lee Teuk enggak? Ayo datang, nanti ikut saya saja supaya bisa foto dengan dia.”

Informasi ini berharga untuk penulis rubrik Korea di Tabloid Bintang Indonesia. Sementara saya sudah terlanjur identik dengan rubrik Bollywood. Serta merta informasi ini saya sampaikan kepada penulis rubrik Korea, Rizky Adis Abeba.

Baca juga

Lee Teuk menghadiri acara “Indonesia-Korea Business Summit” di Jakarta, pekan lalu. (markuat)
zoom

Buat saya ajakan foto bareng artis papan atas Korea sebenarnya sangat menggoda. Setidaknya buat eksistensi dan bikin orang sirik. Selain itu, saya penasaran, apakah bisa mewawancarai Lee Teuk? Kalau bisa akan menjadi momen langka dan menjadi poin plus plus. Seperti apa rasanya mengejar artis Korea? Mengejar artis Turki pernah, menghadapi artis India sudah menjadi makanan sehari-hari. Artis Korea? Sesuatu yang baru.

Akhirnya, selain teman saya Rizky yang meluncur ke Shangri-La, saya pun turut meluncur ke hotel tersebut. Sebelum mendarat di lokasi, saya sudah sibuk bertanya pada Millie, “Serius, gue bisa foto bareng dia?” Millie mengatakan bisa. Kalau bisa foto bareng, saya berharap setidaknya bisa ngobrol-ngobrol sedikitlah dengan Lee Teuk.

Otak narsis ini sudah membayangkan bisa foto di sebelah Lee Teuk dan mendapatkan sedikit komentarnya, lalu share ke kantor. Siapa tahu foto mejeng bareng Lee Teuk bisa naik di tabloidbintang.com atau masuk dalam halaman Tabloid Bintang Indonesia.

Maka, dengan kekuatan hengpon kekinian, sekali lagi saya memastikan, “Serius, bisa?” Millie menegaskan lagi, “Iya, begitu sampai di depan ruangan, WhatsApp gue aja.” Mantaplah saya melangkah menuju ballroom. Wajah Millie berseri-seri saat menemui saya, maklum idolanya lagi bicara di panggung. “Millie, mungkin enggak Bintang wawancara Lee Teuk?”  Namanya usaha, ya.

“Wah, kalau wawancara enggak bisa,” tukas Mille. “Terus, kalau foto benaran bisa?” tanya saya lagi. Millie menganggukkan kepalanya. Ya sudah saya duduk manis saja dulu sampai dia memberi aba-aba bergerak mendekati sang super star untuk foto.

Akan tetapi menurut Rizky, yang sudah malang melintang di dunia keartisan Korea, adalah hal mustahil bisa foto bareng dengan tenang dan resmi, apalagi wawancara. Meminjam judul film babang Tom Cruise, Mission impossible! “Yang namanya artis Korea itu enggak bisa door stop (tembak wawancara dan foto di tempat atau acara). Harus bikin janji jauh-jauh hari dan mengirim pertanyaan lewat surel jauh-jauh hari. Itu juga enggak bisa eksklusif, beda sama artis India,” kata Rizky.

Saya tetap memegang kata-kata Millie, yang mengiakan. Minimal bisa foto bareng. Dalam sejarah menghadapi artis India selama 3 tahun ini, untuk tatap muka dan foto eksklusif saya memang harus bikin janji. Biasanya kalau pihak yang mendatangkan si artis sudah mengiakan, akses saya mudah. Saya tinggal duduk cantik tertib, bersabar menunggu giliran wawancara dan foto. Enggak perlu pakai kejar-kejaran, macam mengejar artis Indonesia yang sedang terjerat kasus atau gosip.

Maka saya bertindak berdasarkan pengalaman saya. Saya pun duduk manis. Tak lama, Lee Teuk turun dari panggung. Keriuhan mulai terjadi. Para peserta wanita mulai mengerubuti area depan panggung, diikuti beberapa wartawan.

Berswafoto bersama artis Korea papan atas hal yang sangat langka. (markuat)
zoom

Rizky sigap bereaksi, “Ayo, Val. Cuma ini kesempatannya foto.” Saya tetap yakin teguh, memegang kata-kata Millie. Duduk elegan. Sementara Rizky sudah melebur dalam histeria para peserta yang berebut untuk berswafoto. Sekian detik kemudian, kerumunan ini mulai bergerak membahana, mengikuti Lee Teuk yang mulai berjalan. Mendadak ballroom heboh. Wow, semakin lama semakin ramai dan mulai terjadi kejar mengejar. Di mana Millie? Mana aba-abanya?

Melihat pengejaran semakin heboh, saya bangkit dari duduk. Kerumunan wartawan dan peserta yang ingin berswafoto melintasi saya. Tiba-tiba di tengah aksi kejar mengejar Lee Teuk, terlihatlah sosok wanita ber-blazer biru, getol sekali mencari celah untuk foto seraya lari-lari. Ngapain Millie ikut ngejar-ngejar Lee Teuk bareng wartawan?

Millie menoleh sambil cengegesan pada saya. Satu tangannya melambai pada saya, tangan lainnya kokoh memegang hengpon, sambil sibuk berlari-lari. “Val, ayo!” Oh my God. Ini aba-abanya? Dia meneriakkan nama saya lagi dan menyuruh saya bergabung berlari-lari mengejar Lee Teuk. Mengikut ke sana kemari seperti kawanan bebek, keluar dari ballroom menuju ruangan lain.

Begitu Lee Teuk keluar dari ruangan tersebut, berlari lagi mengikuti ke ruang lainnya. Hal yang tidak terjadi pada saya saat bertemu artis India. Ini, sih namanya berjuang mengejar Lee Teuk bersama. Bukan pasti mendapatkan berfoto bersama Lee Teuk. Ah, betapa dudulnya saya.

Nafas mulai tersengal-sengal, seperti habis lari di treadmil 20 menit. Saya akhirnya memilih berhenti. “Apa gue bilang?” ujar Rizky. Beda artis, beda negara, beda karakter, ternyata memang beda perlakuan. Mau dilobi sampai bibir tipis, kalau tak ada janji minimal 1 minggu sebelum hari H, dan tidak ada persetujuan artis dan manajemennya langsung, tidak akan bisa wawancara dan foto artis Korea. Mereka ini benar-benar eksklusif.

Rizky menyelip di antara Lee Tuk dan pria bertubuh gemuk di sebelahnya. (markuat)
zoom

Khayalan foto bersanding dengan Lee Teuk pun terempas. Mendarat di kantor cengar-cengir, mengingat Millie yang memiliki jabatan lumayan itu rela mengejar-ngejar Lee Teuk dalam keriuhan bak wartawan. Kali ini, pemirsa, tidak ada foto bareng artis hit yang bisa saya share. Tapi minimal, wajah temanku Rizky dan Millie eksis di dekat Lee Teuk dan terpampang nyata di tabloidbintang.com hingga koran Korea, lo. Buat saya, ini menjadi pengalaman tak terlupakan. Lain kali, saya bakal ikut membuntuti si artis sampai tempat dia menginap (kalau perlu). He he he. (Val/ind)