TABLOIDBINTANG.COM -  Isu mengenai artis-artis penyuka sesama jenis sesungguhnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan industri hiburan.Tapi  saya tak menyangka, kalau seorang aktor yang saya kenal baik, sebut saja namanya Arga adalah seorang gay.

Tidak masalah juga sih kalau dia gay. Itu pilihan hidupnya. Saya hanya terkejut, Kak! Arga adalah pria berparas menarik, cukup beken, berpenampilan keren, dan memiliki banyak peggemar. Hampir tak ada ciri yang menunjukkan dia gay. Dia berbicara layaknya laki-laki, sikapnya pun terlihat maskulin. Dia dambaan setiap wanita. Terkadang suka menyapa saya dengan panggilan, babe, darling, atau sweet

Lalu suatu malam, saya terlibat percakapan seru dengan seorang manajer artis dan juga publisis.  Sebut saja nama publisis ini Hilman. Setelah menggosipkan sekian nama artis, tiba-tiba Hilman menyebut nama Arga. “Kamu tahu dia gay?” Mata saya langsung terbelalak. Bagaimana mungkin Arga gay

Baca juga

Lalu Hilman bertanya lagi kepada saya, “Kamu pikir kenapa Arga putus dengan rekan artisnya Sarah?” Sarah tentu saja bukan nama asli. Dalam kehidupan nyata, Sarah adalah seorang aktris yang cukup tenar. Sarah sempat berpacaran dengan Arga, dan mereka menjadi cute couple

Iya, ya kenapa Arga putus dari Sarah? Setelah dipikir-pikir, memang belum ada sih pemberitaan yang menyebutkan jelas alasan Arga dan Sarah putus. Saya pernah menanyakan hal ini kepadanya. Arga kala itu menjawabnya diplomatis. “Kami bersahabat, lalu menjadi sepasang kekasih. Saat itu kami menemukan bahwa dalam beberapa hal ternyata kami tidak cocok. Jadi lebih baik kami tetap bersahabat saja,” ungkap Arga. 

Sebuah jawaban yang mengambang. Saya jadi penasaran. Maka saya tanyakan lagi kepada Hilman, memang kenapa mereka putus? Hilman mengatakan, Sarah memutuskan hubungan tersebut, setelah memergoki Arga bermesraan dengan seorang pria, di lokasi syuting. Sarah kecewa berat, apalagi setelah akhirnya Arga mengakui kalau dirinya gay. Saya masih tak bisa memercayainya begitu saja. 

. (Depositphotos)
zoom

Tak lama kemudian, saya kebetulan bertemu dengan makeup artist  dalam sebuah sesi pemotretan. Makeup artist ini saya ketahui pasti seorang gay. Dengan gaya centilnya, makeup artist ini bertanya pada saya, “Neik, tahu enggak sih, si Arga itu sakila ya, Neik?”  Sakila berarti sakit. Saya lebih bingung lagi, maksudnya sakit gimana?

“Duh Neik, maksudnya sakit kayak Ik (baca: eike)!”

“Maksudnya gay, kayak Jij (baca: yey)?” tanya saya memastikan.

Si makeup artist langsung mengiakan. Saya tanya dari mana dia mengetahui hal tersebut. Dia bercerita kebetulan dia habis merias beberapa artis untuk sebuah acara, kebetulan salah satu artis itu adalah Arga. Dan sehabis merias Arga, orang dari bagian wardrobe menyampaikan informasi kalau Arga adalah penyuka sesama. “Lagian kan, Ik juga ada radar. Bisa kebaca-lah sesama gay,” kata si makeup artist

Umumnya ada tiga tipe gay, yaitu Top  (mereka yang lebih kuat sisi kelaki-lakiannya), Bottom (mereka yang lebih kuat sisi femininnya), Versatile (sosok yang lebih fleksibel, memiliki sisi maskulin dan feminin). Nah, menurut radar kaum gay, Arga ini termasuk tipe Versatile. Dia memiliki sisi maskulin, tapi juga memiliki sisi feminin kalau diperhatikan lebih seksama.  Tipe Versatile memiliki kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi yang membuat laki-laki maupun perempuan nyaman. Ini membuat dia bisa meluluhkan hati pria dan juga wanita. 

Ya ampun, saya agak lemas mendengar penjelasan makeup artist ini. Apalagi kalau disambungkan dengan informasi Hilman. Lebih lemas lagi, saat mendengarkan keterangan teman saya, seorang asisten artis, yang membenarkan kalau Arga gay. Dia juga menyebut Arga tak sungkan berciuman dengan lelaki di sebuah klab malam. OMG, sempat ada sedikit rasa kecewa di hati. Karena bagi saya, dia aktor yang rendah hati, enak diajak bicara, dan membuat saya nyaman. Kalau saya saja hampir lemas mendengarnya, bagaimana perasaan penggemar bila mengetahui sang idola gay?
 

(val / bin)