TABLOIDBINTANG.COM -  Sebagian penggemar sinetron Anak Langit SCTV mengungkapkan kekecewaan di media sosial. Mereka mempersoalkan banyaknya adegan flashback atau ulangan dari tayangan sebelumnya.

Pengulangan adegan diduga dilakukan karena kurangnya stok tayangan yang dimiliki rumah produksi SinemArt. Maklum, sejak sinetron Orang Orang Kampung Duku tamat, durasi Anak Langit ditambah jadi 2,5 jam setiap harinya.

Tabloidbintang.com meminta konfirmasi dari David Suwarto, Deputy Director Programming SCTV. David tak membantah kekurangan stok yang dialami tim produksi Anak Langit. "Mungkin karena hujan kali, ya," kata David, Senin (20/3).  

Baca juga

protes Anak Langit (IG)
zoom

Namun, menurut David, apa yang terjadi saat ini bukanlah persoalan besar. David yakin, jika cuaca mendukung, SinemArt bisa memiliki memenuhi kewajibannya untuk terus memberikan tontonan terbaik ke penonton.

Soal banyaknya protes di media sosial, David juga tak menganggapnya serius. Sebab, performa yang ditunjukkan Anak Langit masih cukup menggembirakan. "Nggak masalah (diprotes). Performanya masih bagus. Malah tambah bagus," imnbuhnya.  
 
(ari/ray)