“SAYA tak tahu ke mana ia pergi. Bisa jadi ia pergi ke luar kota sendirian atau pergi menemui ibunya, atau mungkin dalam perjalanan bunuh diri,” begitu penjelasan Kim Jae Wook soal perannya di serial Bad Boy.
Kim Jae Wook yang dikenal dengan peran-perannya yang pendiam, misterius, kembali menjalani karakter serupa sebagai Hong Tae Sung, pria yang memutuskan pergi, meninggalkan semua yang dimilikinya. Bedanya, perannya di Bad Boy kali ini menonjolkan sisi maskulinnya. Ho Tae Sung terlahir sebagai anak konglomerat yang sangat temperamental, menjalani hidup sesuka hati. Di lubuk hati terdalam, sebenarnya ia haus perhatian.
Sebelumnya, Kim bermain di serial Coffee Prince sebagai pegawai kedai kopi Coffee Prince yang berasal dari Jepang, sementara di film Antique ia memerankan pegawai toko roti yang memiliki kecenderungan homoseksual. “Di proyek sebelumnya, saya memainkan peran-peran androgini. Saya tak bermaksud tiba-tiba memainkan karakter yang sama sekali berbeda. Hanya saja saya memang harus mengekspresikan karakter Hong Tae Sung dengan benar,” ungkapnya.
Aktingnya di Bad Boy pernah menuai kritik, gara-gara adegan menangisnya saat sang kekasih meninggal dunia dinilai tak meyakinkan dan kurang ekspresif. Adegan menangis Kim bahkan disebut-sebut sebagai adegan menangis terburuk karena ekspresi wajahnya tak menunjukkan kesedihan. Bagaimana Kim Jae Wook menanggapi ini? “Saya syuting adegan ini tanpa latihan karena saya merasa mungkin akan kehilangan emosi penting jika berlatih dahulu. Tapi sejujurnya, saya tak tahu akan terlihat seperti itu,” akunya.
Untungnya, ia mendapat nilai plus dalam adegan berbahasa Jepang. Sama seperti di Coffee Prince, di Bad Boy Kim juga mempertontonkan kemahirannya berbahasa Jepang. Rupanya ia bukan hanya menghafal skenario, lho. Cowok yang wajah dan penampilannya mirip orang Jepang ini memang lancar berbahasa Jepang. Kim Jae Wook menghabiskan sebagian masa kecilnya di Jepang, sebelum pindah ke Korea di usia 7 tahun. Pada saat pindah, ia bahkan sama sekali tak bisa berbahasa Korea, dan sampai sekarang Kim terbiasa berbahasa Jepang dengan keluarganya.
Kim merasa masih perlu belajar bahasa asing lainnya. Ia sangat tertarik berlajar bahasa Inggris dan Spanyol. Hanya saja seperti kebanyakan orang, keinginan tinggallah keinginan. “Saya tak ingin bisa bicara seperti penutur asli, hanya berharap bisa menyampaikan opini saya, tapi saya tak belajar sungguh-sungguh karena malas. Saya sering melepas stres dengan belajar sambil menonton serial Friends. Saya menyalakannya, berpikir akan mulai mengasah kemampuan mendengar, tapi akhirnya hanya mendengarkan seharian sambil melakukan kegiatan di rumah,” ungkap Kim yang berat badannya turun 3 kg gara-gara syuting Bad Boy.
Mau sekolah asalkan boleh ngeband
Lantaran perbedaan bahasa dan budaya yang dialaminya saat kecil, Kim pernah mengalami masa sulit saat mengenyam bangku sekolah di Korea. “Ayah dan kakak saya bicara bahasa Jepang dengan sangat lancar, tetapi ibu saya tidak. Jadi, saya dan ibu bicara dengan cara yang sangat aneh, bahkan saya pikir telah menemukan cara berkomunikasi dengan orang Korea yang tak bisa bahasa Jepang. Saya baru belajar alfabet Korea setelah masuk sekolah, di saat anak-anak lain sudah belajar apa itu satu ditambah satu,” akunya. Memasuki SMP, Kim belum juga bisa beradaptasi dengan aturan-aturan sekolah di Korea. “Suatu hari saat SMP, dalam perjalanan di mobil untuk mencari makan, saya bilang kepada orang tua bahwa saya tak ingin masuk SMA,” urai aktor merangkap penyanyi dan model ini.
Bermain musik menjadi salah satu motivasinya masuk SMA. “Bisa bergabung dengan band di SMA juga memegang peran penting. Karena kakak saya menjadi pemain bas di band SMA Seoul, saya juga berpikir ingin masuk ke SMA Seoul dan bergabung dengan bandnya, tapi pada akhirnya saya masuk SMA Dankook,” kenangnya. Di SMA Dankook, Kim tetap bisa menyalurkan minatnya terhadap musik. Ia bergabung dengan band dan diakuinya pelajarannya berantakan gara-gara asyik ngeband. Ia lebih rajin bermain band ketimbang sekolah. Kim juga tak menampik, ia tergolong siswa yang bandel semasa sekolah. “Saya telah mengecewakan ibu karena tak pergi ke sekolah. Saya bukan murid yang bisa dipercaya,” akunya terang-terangan.
Sebelum main band di SMA, Kim memulai kegiatan modeling saat SMP, saat model yang berstatus pelajar masih sangat jarang. “Hal itu bermula dengan satu atau dua kali foto di majalah. Saya bahkan tak tertarik pada mode. Yang saya inginkan hanya bermain musik. Tetapi kegiatan itu jadi semakin serius. Saya bahkan tak pernah belajar cara berjalan saat mengikuti show pertama. Itu sangat kacau, hahaha,” beri tahu penggemar berat Kurt Cobain ini. Beranjak kuliah, Kim makin serius di dunia musik. Bersama teman-teman kampusnya, ia membentuk grup band bernama Walrus yang telah berjalan selama sembilan tahun.
Tahun 2002, Kim merambah dunia akting dan menandai debutnya dengan membintangi serial Rule of Your Own World. Lima tahun setelah serial pertama, ia baru bermain serial selanjutnya, Dal Ja’s Spring. Nama dan wajahnya menyita perhatian ketika bermain di serial Coffee Prince dan film Antique di tahun 2008. Di tahun yang sama, karier modelingnya makin berkibar pula. Ia mendapat penghargaan Special Male Model Award di Asia Model Festival Awards 2008.
Selanjutnya Kim kembali eksis lewat serial Bad Boy disusul Marry Me, Marry bersama Jang Geun Suk. Lalu bagaimana nasib band Walrus? Terpaksa mengalah, meski Kim Jae Woo punya target terhadap bandnya. “Impian saya adalah melakukan tur seperti di film Almost Famous. Kami semua hidup bersama di satu bus selama berbulan-bulan bersama personel band, staf, dan reporter majalah. Saya pikir hal itu tak mungkin dilakukan di Korea. Tapi kalau saya boleh agak serakah, saya akan sangat bahagia jika bisa hidup seperti itu untuk beberapa bulan di pasar Asia.” Semoga terwujud! *** riz/berbagai sumber
(riz/ade)
Tambah Komentar
- Park Jung Min, Komunikasi dengan Fans Lewat Jejaring Sosial - 05-06-2011
- Karam “The Boss”, Akui Sering Dibandingkan Dengan Yunho - 05-06-2011
- KIMCHI 2011, Tanpa Siwon Super Junior Tetap Memukau - 05-06-2011
- KIMCHI 2011, Park Jung Min Merasa di Kampung Halaman Sendiri - 05-06-2011
- KIMCHI 2011, Personel X5 Buka Kancing, Penonton Histeris - 05-06-2011



