ETHAN Ruan memenuhi janjinya.
Aktor Taiwan ini pada akhir Desember 2011 menyatakan bahwa dirinya akan bergabung wajib militer pada bulan Februari.
Mengutip Channel News Asia pada Rabu (1/2), pada hari Selasa (31/1) Ethan meninggalkan rumahnya untuk memulai program wajib militer.
Wartawan Taiwan setia berjaga di depan kediaman Ethan sejak Selasa pagi. Bintang serial Fated To Love You (tayang di Indosiar dengan judul You’re My Destiny) ini tampil kasual dengan celana jins, jaket hitam dan kupluk hitam.
“Akhirnya aku bisa menjalankan kewajibanku. Perasaanku sama dengan orang lain yang mau masuk wajib militer. Semalam aku berkumpul dan mengobrol dengan teman-temanku di luar dunia hiburan. Setelah itu aku tidur dengan nyenyak. Makanya sekarang tak ada lingkaran hitam di mataku,” urai kekasih aktris Tiffany Hsu itu.
Meski dia seorang selebriti, Ethan tak mendapat perlakuan khusus. Ethan mengaku sejak masa SMA sudah berkeinginan untuk mengikuti wajib militer.
Media bertanya apakah ada pesan untuk Tiffany, mengingat Tiffany tidak bisa mengantar karena ada pekerjaan? Ethan tertawa mendengar pertanyaan wartawan.
“Kamu bertanya seolah Tiffany itu ibuku. Aku akan kembali. Jadi jangan beranggapan seolah aku tak pernah kembali,” tukas Ethan.
Menurut situs Mingpao, Rabu (1/2), Ethan bakal menjalani wamil selama 1 tahun. Wamil di Taiwan memang lebih pendek dibandingkan Korea Selatan yang memakan waktu 2 tahun lebih. Dulu wamil Taiwan memakan waktu 2 tahun, sempat direvisi jadi 1,5 tahun, dan sekarang menjadi 1 tahun.
Ethan masih punya film Love yang juga dibintangi Shu Qi dan Vicki Zhao, rilis di Taiwan dan China pada Valentine ini.
Karya Ethan selanjutnya, penggemar harus sabar menunggu sampai tahun depan.
(ray/gur)
Tambah Komentar
- Jackie Chan Beli Jet Pribadi Seharga Rp 265 Miliar - 07-02-2012
- Nicholas Tse Mengaku Makan Malam Bersama Cecilia Cheung - 07-02-2012
- Hebe "S.H.E" Kembali Dituduh Lesbian - 06-02-2012
- Pamer Rambut Cepak, Ming Dao Siap Masuk Wamil? - 03-02-2012
- Elva Hsiao Dugem Bareng Aktor 12 Tahun Lebih Muda - 02-02-2012



