ANDA mungkin sudah tahu kalau The Era merupakan penanda satu dekade kiprah Jay Chou di industri musik. Makanya seperti yang pernah kami singgung juga, CEO Soy Music Taiwan Mr Cui Zhendong membawa hadiah berupa papan peringatan J-Era. Bentuk papannya membentuk hurup “J” dan di dalamnya berisi sepuluh album Jay yang setia menghibur fans setianya.
The Era berisi sebelas buah lagu. Tembang pembukanya berjudul sama dengan albumnya, “The Era”. Kami yakin rasa penasaran seketika menyeruak begitu mendengar melodi awalnya. Kesan misterius kemudian dilanjutkan dengan deretan nada rap.
Masuk ke lagu kedua, emosi pendengar langsung ngedrop drastis dengan lirik pilu “Said Goodbye”. Dentingan piano di detik-detik pertama saja sudah sangat menyayat hati! Dengan melodi seindah itu wajar kalau kemudian Ocean Heaven, film yang dibintangi Jet Li dan Kwai Lun Mei menjadikannya soundtrack.
Berikutnya, Anda bakal digiring ke dunia dan suasana yang lebih depresi lewat “Fireworks Cool Easily”. Kami bilang depresi karena kisahnya tentang kenangan seorang biksu pada kekasihnya yang sudah meninggal. Banyak yang bilang lagu ini bakal sangat pas kalau dijadikan soundtrack film macam Curse of the Golden Flower. Iya sih, suram-suram gimana gituuu....
Lagu keempat, “Free Instructional Video”. Lihat judulnya pasti bikin dahi mengernyit. Hmmm, kira-kira seperti apa ya lagunya? Berkisah tentang apa? Menurut kami lagu ini merupakan salah satu eksperimen Jay. Selain ada beberapa kata bahasa Inggris, jenis musiknya agak nge-blues -- yang belum pernah dijajal Jay sebelumnya.
Selanjutnya, salah satu lagu favorit kami nih, “Long Time No See”. Melodi gitarnya lucu, imut. Dan begitu baca liriknya, wah kami makin suka. Benar-benar bikin gemas. Ceritanya tentang seorang pria yang merindukan mantan kekasihnya.
Di lagu keenam ada “It Rains All Night” yang konon lagu tersulit saat rekaman. Maklum, di tengah-tengah banyak sentuhan orkestra China—sebelumnya sederhana dengan iringan gitar. Tapi justru karena itu lama-lama didengarkan makin sweet!
Setelahnya ada “Hip hop Stewardess”. Lagu seksi seputar pramugari centil. Tapi jujur yang ini bukan track favorit kami sih. Mood kami kembali di “I Weep My Emotions Are in Bits and Pieces”. Lagunya tentang penolakan dan Jay pandai memainkan emosi sehingga pendengar ikut terlarut. Kadarnya pas, tak berlebihan.
Di lagu kesembilan Jay duet dengan Gary Yang dalam “Love's Flight Diary”. Ya kalau yang satu ini sih karena sebelumnya sudah pernah kolaborasi, keduanya kedengaran nge-blend dan tak kesulitan beradaptasi.
Dua lagu terakhir merupakan favorit kami karena di sanalah Jay betindak sebagai pencipta melodi dan penulis liriknya. Ada “Directed and Acted By Yourself” dan “Superman Can't Fly”. Lagu yang disebut terakhir paling kami rekomendasikan untuk didengarkan. Mungkin dari segi musik tak seunik beberapa track lain, tapi begitu baca liriknya dijamin bikin terharu. Di situlah Jay blak-blakan curhat soal kehidupannya sebagai publik figur yang dapat tekanan dari banyak pihak.
(yoci/gur)
Tambah Komentar
- Peter Ho, Senior yang Kembali Menarik Perhatian di 'Summer's Desire' - 15-09-2010
- Huang Xiao Ming, Si Bad Boy di 'Summer's Desire' - 03-09-2010
- 'Summer's Desire', Sinopsis dan 3 Tokoh Utama - 23-08-2010
- Pesona Bintang-bintang Taiwan di 'Summer's Desire' - 23-08-2010
- Vic Chou, Imej Baru di 'Love You 10000 Years' - 23-08-2010



