Guillain-Barre Syndrome (GBS) tergolong penyakit langka.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, anak-anak maupun dewasa. Prevalensi penyakit ini tergolong rendah, hanya terjadi 1 hingga 7 kasus pada 100.000 orang pertahun. Artinya, dari 100.000 orang, kemungkinan penyakit ini diderita 1 sampai 7 orang. Karena prevalensinya yang amat sedikit ini GBS sering disebut penyakit langka.
Secara singkat, GBS adalah penyakit yang diakibatkan infeksi yang sampai saat ini belum diketahui jenisnya. Infeksi itu menyebabkan antibodi -- yang bertugas memerangi infeksi di tubuh -- malah menyerang susunan saraf tepi.
Pada tahap kronis, GBS bisa mengakibatkan kelumpuhan pada otot-otot tubuh. Akibatnya, penderita penyakit ini terancam mengalami kelumpuhan. Kelumpuhan juga terjadi pada otot diafragma yang berperan dalam sistem pernapasan. Akibatnya, penderita akan mengalami gagal pernapasan.
Shafa (4) salah satu penderita yang mengalami penyakit ini. Hampir setahun ia terbaring di RS St Carolus -- sebelum kemudian dipindahkan ke RSCM, Jakarta. Penyakit itu membuat Shafa tak leluasa bergerak dan membuatnya harus bernapas menggunakan ventilator.
Salah satu yang bersimpati dengan penderitaan Shafa adalah Morgan SM*SH (21). Kebetulan Shafa adalah penggemar berat boy band SM*SH dan Morgan personel favoritnya. Morgan menjenguk Shafa di RS St Carolus sekitar akhir Juli lalu.
Ia datang diam-diam tanpa liputan kamera wartawan. Morgan sengaja datang ke sana tanpa melibatkan media, mengingat itu kunjungan pribadi. Lagi pula, kata Morgan, tidak perlulah kunjungannya itu mendapat ekspos media.
“Biar bisa berlama-lama dengan Shafa juga,” tuturnya.
Itu sebabnya, ketika Bintang menanyakan perihal kunjungannya itu, ia sedikit terkejut.
“Wah, tahu dari mana?” tanya cowok kelahiran Singkawang, 25 Mei 1990 ini.
Morgan mengetahui penyakit Shafa lantaran orangtuanya sering mention soal Shafa ke Twitter @SMASHBLAST yang merupakan Twitter resmi SM*SH. “Ada juga teman-teman yang ngasih tahu kalau Shafa itu ngefans SM*SH dan personel favoritnya itu saya,” tutur cowok yang punya nama lengkap Handi Morgan Winata ini.
Setelah melakukan kontak dengan orangtua Shafa, ia menyatakan keinginan untuk menjenguk. Agar bisa melihat Shafa, Morgan memutuskan off satu hari dari kegiatannya bersama SM*SH.
Ketika sang idola menjenguk, Shafa malah terbengong-bengong. Selama satu jam kunjungan, Shafa tak berucap sepatah kata pun.
“Sekitar satu jam saya ada di situ Shafa diam saja. Diajak ngomong, malah bengong saja. Saya malah ngobrol banyak dengan mama dan papanya Shafa,” bilang Morgan ketika ditemui di Resto Bober Bandung, Rabu (10/8) lalu.
“Kami kaget dan bingung harus berbuat apa. Shafa lebih banyak diam. Dia bahagia campur bingung,” cetus Wina, ibunda Shafa.
Morgan mengaku hatinya terenyuh melihat kondisi Shafa.
“Tubuh Shafa kurus. Dia juga menggunakan alat bantu pernapasan. Dia kesulitan membuang dahak, jadi harus menggunakan alat bantu. Karena penyakit itu, sedari kecil dia enggak bisa merasakan enaknya main bareng teman-temannya. Padahal, masa kecil itu kan masa yang paling indah. Yang bikin saya terharu, dia tetap semangat meski sedang sakit. Terus terang saya bangga menjadi orang yang dia idolakan,” cerita cowok berzodiak Gemini ini seraya menambahkan ketika berkunjung, ia melihat ada banyak poster SM*SH bertebaran di kamar perawatan Shafa.
Morgan datang membawa beberapa hadiah buat Shafa. Dia membawa boneka Mario Bros untuk Shafa. Tokoh yang berprofesi sebagai tukang ledeng itu adalah karakter favorit Morgan. “Saya bilang ke Shafa kalau kangen saya lihat saja boneka ini. Saya juga kasih gelang merah kesayangan saya. Gelang itu selalu saya pakai ke mana-mana,” seru Morgan.
“Boneka itu selalu dipeluk Shafa,” urai Wina.
Kepada Shafa, Morgan juga menghadiahkan poster SM*SH yang telah ditandatanganinya. Morgan berencana akan menjenguk Shafa kembali. Bila mungkin, ia akan menjenguk bareng personel SM*SH lain.
“Shafa suka boneka Barbie dan Ken. Bila nanti menjenguk lagi, saya berencana membelikan dia boneka Ken,” tegas penggemar Justin Timberlake, Christina Aguilera, dan Rihanna ini.
Morgan menganggap para SM*SHBLAST -- sebutan untuk penggemar SM*SH -- seperti Shafa sebagai sahabat. Bila ada waktu luang, dia tak keberatan menengok SM*SHBLAST yang sedang dirundung malang.
“Apa yang saya capai sekarang itu karena faktor SM*SHBLAST juga. Wajar kalau kemudian saya juga melakukan sesuatu untuk mereka. Buat saya, dalam hidup ini harus saling memberi dan menerima. Saya senang berbagi dan saya bersyukur punya kemampuan untuk membantu. Apa yang saya lakukan (untuk Shafa) mungkin hal kecil, tapi saya senang bila itu amat berarti buatnya,” ucap mahasiswa Universitas Bina Nusantara ini.
Untuk Shafa yang masih bergelut dengan penyakit GBS, Morgan menyampaikan pesannya:
“Buat Shafa, yang penting kamu harus tetap semangat. Kakak Morgan bantu lewat doa supaya kamu bisa cepat sembuh. Supaya kamu bisa kembali lagi main bareng teman-teman. Bila sembuh kamu bisa sekolah, bisa jadi orang pintar, dan meraih cita-cita kamu. Juga jadi anak yang baik ya. Tetap senyum dan tetap semangat ya Shafa. Jangan merasa putus asa. I Heart You Shafa”.
(bin/gur)
Tambah Komentar
- Lebaran, Marissa Nasution Ngidam Mudik ke Jerman - 19-08-2011
- Nonton Film "Di Bawah Lindungan Ka'bah", BJ Habibie Menangis Ingat Mendiang Istri - 19-08-2011
- Donita Senang Pinjam Pakaian Mama - 19-08-2011
- Takut Stress, Laudya Chintya Bella Ogah Pikirkan Pernikahan - 19-08-2011
- Jelang Nikah, Indah Kalalo Sering Ngambek - 19-08-2011





Komentar
Ga usah ketemu ka m0rgan gapapa!yg penting sehat.lebh baik sehat dari pada ketemu fans.
Hehehehoho.
#peace.
Tanpa sadar jd netesin air mata.
RSS feed untuk komentar ini