Rabu, 23 Mei 2012

m-forumm-komunitasm-resepm-lirikm-zodiakwikibintang
Back EXTRA LENSA Kisruh Harta Ade Namnung, Bagaimana Bisa Terjadi?

Kisruh Harta Ade Namnung, Bagaimana Bisa Terjadi?

  • PDF

ade-namnung-di-RS

MALANG betul nasib Ade Namnung. Sudah tiada, arwahnya tak dibuat tenang di alam sana.

Kini, harta yang ditinggalkannya, yang mungkin tak seberapa jumlahnya, jadi rebutan. Bagaimana awalnya ini semua terjadi?

Untuk mengerti duduk perkara sesungguhnya, kita harus beranjak sejenak ke masa lalu saat Ade masih belia belum jadi pelawak terkenal. Sekitar 21 tahun lalu, Ramon Papana bercerita, Ade datang kepadanya.

"Anak ini datang tiba-tiba. Waktu itu saya lagi kelola 'Lenong Rumpi', produksi komedi, dan ada sanggar tempat latihan artis juga. Dia datang sebagai salah satu yang daftar sebagai murid," kenang Ramon, saat ditemui di Comedy Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (5/2). Ramon mengelola sanggar untuk melatih orang jadi pelawak.

Tak sekadar murid, Ade rajin membantu usaha restoran milik Ramon dan dekat dengan keluarganya.

"Dia suka bantu-bantu di cafe,  Kadang nginep di studio, kadang di rumah saya. Dia dekat sekali dengan anak-anak saya," kata Ramon.

Seiring waktu berjalan, kedekatan Ade dengan anak-anak Ramon juga meluas ke seluruh keluarga. Ade lalu memanggil Ramon papa, dan Ramon pun menganggapnya sebagai anak.

Saking lamanya tinggal di rumah Ramon, Ade pun membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan alamat rumah sang ayah angkat.

"Saya bimbing dia untuk bisa jadi komedian. Saya perkenalkan dengan banyak hal untuk jadi seorang profesional," sebut Ramon.

Berkat Ramon juga, Ade kemudian membentuk group lawak Trio OIO bersama Farid dan Reza Bukan, juga dua karyawan Ramon yang naik kelas jadi pelawak. Trio OIO berada di bawah manajemen Ramon.  
Saat Trio OIO pecah karena masing-masing personelnya lebih banyak sibuk sendiri-sendiri,  Ade tetap memilih berpihak pada Ramon.  

Di setiap kesempatan, Ramon dikenal sebagai ayahanda Ade. Pelawak tambun ini memang tak sering mengumbar kehidupan pribadinya di depan publik. Yang kita tahu darinya sebatas pekerjaannya sebagai pelawak ataupun presenter acara.

Syahdan, kita mendengar ia diserang stroke di Surabaya bulan Desember silam. Tak lama, malah muncul berita Ade ditipu manajernya Rp 300 juta.  Belum selesai kekagetan kita, Ade dipanggil Tuhan pada Selasa, 31 Januari kena serangan jantung.

ade-namnung-ibunda***

Saya berpikir cerita duka Ade Namnung berakhir di sini. Ternyata tidak.

Bagi masyarakat awam terungkap kalau Ramon ternyata bukan ayah kandungnya, melainkan ayah angkat.  Belum hilang keterkejutan kita, muncul lagi wanita bernama Yanti yang mengaku sebagai kekasih Ade dan siap dinikahi Ade bulan April.

Yang tentu bikin hati miris adalah kabar rebutan harta Ade. Kita terkejut ketika mendapat kabar rumah Ramon, tempat Ade tinggal lebih dari dua puluh tahun terakhr, disatroni ibu kandung Ade, Hariningsih berserta beberapa pria.

Kedatangan mereka, dikatakan Ramon, untuk mengurus harta benda yang ditinggalkan Ade. Karena rombongan Harinigsih datang dengan cara kasar, Ramon menolak memberikan dan mengusir mereka. Ramon lantas melaporkan perilaku Hariningsih ke polisi.         

Dari rentetan kejadian itu, apa yang sebetulnya terjadi?

Pertama harus dipahami dulu mengapa Ade lebih nyaman tinggal bersama Ramon lebih dari 20 tahun ketimbang satu atap bersama keluarga kandungnya. Dari sini saja sudah terlihat Ade tampaknya tidak akrab dengan keluarga kandungnya. Tampaknya pula, tak ada kesaling-pengertian antara pihak Ramon dengan keluarga kandung Ade. Semasa hidupnya, Ade mungkin membatasi silaturahmi dengan keluarganya sendiri hingga tak terjalin kedekatan antara Ramon sebagai ayah angkat dengan keluarga kandung Ade.

Ditilik dari segi hukum, harta benda yang ditinggalkan Ade memang menjadi hak ahli warisnya, yakni keluarga kandungnya. Kecuali memang ada hitam di atas putih Ade telah diadopsi secara hukum oleh Ramon Papana.

Jika tak ada bukti adopsi, harta benda Ade pada akhirnya akan jatuh ke tangan ibu kandungnya. Namun, kita tentu melihat, siapa yang menjadi tokoh antagonis dalam cerita ini. Sangat disayangkan, saat tanah kuburan Ade belum kering, belum tujuh hari wafat, ada masalah seputar harta waris?

Lalu, kenapa Ade memilih tinggal selama 20 tahun lebih di rumah orang ketimbang bersama keluarganya sendiri?

Persoalan sesungguhnya mungkin takkan pernah terbuka ke publik dan hanya akan jadi gunjingan kalangan terbatas.  Tapi dari kasus ini publik bisa melihat, siapa yang dengan tulus mencintai almarhum Ade Namnung.  

(ade/ade)

Komentar  

 
0 #18 Surti kepompong 08-02-2012 21:57
Siapa tuh laki-laki bertato ditangannya n pakai kalung besar kayak guuk...guuk yg duduk disamping bu Hariningsih pd saat klarifikasi preman atau body gard :dance2:
Quote
 
 
0 #17 elna 08-02-2012 11:50
Aduh soal harta ribut ...malu...ga dpt jg ga masalah...sebaiknya dibagi 2 saja biar adil...biar damai.
Quote
 
 
0 #16 lina 07-02-2012 20:08
miris sekali ,masa kuburan nya ade belum kering udah minta warisan kan masih ada waktunya, itu si ibu kayak enggak punya hati. dan tidak punya malu ibu macan apa kayak gitu!
Quote
 
 
0 #15 wiwik ari 07-02-2012 15:18
yang merawat siapa yang mendidik siapa semua sudah tahu karena waktu sakit siapa yang mengurus sudah kelihatan tega bener si ibu anak belum kering tanah kuburnya udah ketawa ketiwi diwawancarai sambil memperebutkan harta, tidak ada tanda duka di ekspresi wajah sang ibu. kasihan si ade
Quote
 
 
0 #14 Rafi Maulana 07-02-2012 14:55
Hanya Dapat Berkata


Kasihan N Meriliskan
Quote
 
 
0 #13 Katsura Korin 07-02-2012 14:43
Kasihan Mas Ade Namnung, sudah meninggal masi tak tenang, namanya masih saja diseret-seret ke dalam dalam lakon menyedihkan ala 'sinetron murahan Indonesia' dalam kehidupan nyata... keluarga kandung Ade Namnung, seharusnya kalian tahu malu, matre juga nggak segitunya, sangat memalukan!
Quote
 
 
0 #12 icha 07-02-2012 11:20
idIH Kog ada yah orang tua gitu,anak tanah kuburannya belom kering udah rebutan harga,,,mau harta makanya kerja jangan hengkang hengkang kaki aja di rumah,jgan malas........
Quote
 

Tambah Komentar

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.


Berita Terkait :
Berita Baru :

EXTRA

Settings

Bagaimana "Star Wars" Lahir dan Jadi Mitologi Modern?

Bagaimana

PEKAN ini, tepatnya 25 Mei nanti, Star Wars genap berusia 35 tahun. Kini saat ya...

10 Sinetron Stripping Berumur Pendek

 10 Sinetron Stripping Berumur Pendek

CINTA Fitri berhasil mencetak rekor 1002 episode. Putri Yang Ditukar bertahan sa...

bb-launch-470x60