AMNESIA. Tentu, penyakit macam begini lebih akrab bagi penonton sinetron, bukan film Hollywood.
Namun, saat Hollywood juga membuat film yang juga mengangkat tema amnesia, apa yang sebetulnya terjadi?
Situs tabloid ini pernah menulis mengapa amnesia demikian sering ditemukan di sinetron kita. Waktu itu kawan yang menulis artikel itu mencatat, “Sebuah sinetron memerlukan kejadian yang membuat penonton bersimpati pada tokohnya sehingga memunculkan rasa penasaran untuk terus mengikuti kelanjutan cerita. Cara penganiayaan sudah tidak terlalu efektif. Lebih mudah bila terkena penyakit.”
Lantas, kenapa amnesia?
Mengutip salah seorang penulis skenario, kawan itu menulis, amnesia penyakit yang berat namun pengidapnya masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari layaknya orang normal.
Amnesia penyakit yang tak merepotkan secara teknik sinema. Tak perlu di rumah sakit terus menerus, pakai perban, dan yang utama, pelakonnya masih bisa terlihat cantik/ganteng di mata penonton.
Syahdan, lewat The Vow, kita bertemu Paige (Rachel McAdams) yang bersuamikan Leo (Channing Tatum). Keduanya pasangan suami-istri muda yang tengah bahagia. Naas, usai nonton film, pasangan ini mengalami kecelakaan mobil. Paige terbangun dalam keadaan hilang ingatan sebagian.
Nah, ini masalahnya. Paige tak ingat pernah bersuamikan Leo. Ingatan terakhirnya selama 5 tahun terakhir hilang. Yang ia ingat, ia mahasiswa hukum, tunangan dengan Jeremy (Scott Speedman), dan hidup bahagia dengan orangtuanya (sang ibu dibintangi Jessca Lange, dan ayahnya, Sam Neill) di rumah mewah.
Maka konflik utama film ini kemudian adalah bagaimana Leo meyakinkan istrinya yang hilang ingatan sebagian untuk kembali mengingatnya sebagai suami.
Ah, sinetron sekali ya…
Pecinta sinetron Putri Yang Ditukar mungkin masih ingat saat Aini (Vonny Cornellya) amnesia akibat jatuh dari bangunan setengah jadi, lalu koma. Setelah sadar, ia malah menganggap Ikhsan (Sutan Djorghi) sebagai suaminya, bukan Prabu (Atalarik Syach), suami sebenarnya.
Lalu, contoh lain, di sinetron Cinta Fitri, dua tokoh utamanya, Farel (Teuku Wisnu) dan Fitri (Shireen Sungkar) pernah saling kena amnesia. Akibatnya, saat Farel yang amnesia, Fitri harus mengulang lagi momen-momen pedekate bahkan menikah ulang demi mengembalikan ingatan suaminya. Demikian juga saat Fitri yang amnesia, rekonstruksi adegan romantis pun dilakukan.
Untungnya, The Vow bukan sinetron. Film ini seharusnya bisa menjadi cetak biru bagaimana kisah amnesia masih masuk akal dan di saat bersamaan tetap terasa manis untuk ditonton sebagai film romantis. Tengok saat Leo dan Paige kikuk seolah pasangan pasangan yang baru pertama bertemu padahal mereka sudah menikah. Atau saat Leo begitu ingin membelai Paige tapi tak bisa, karena istrinya tak ingat lagi padanya. Jangan tanya adegan pernikahan dan saling sumpah setia sebagai suami istri. Adegan lari-lari diselingi slow motion pasca menikah terasa berlebihan, memang, tapi tetap manis ditonton untuk sebuah komedi romantis nan ringan.
Banyak adegan romantis yang membuat The Vow sangat pas ditonton pasangan yang sedang kasmaran, mungkin ditonton sambil bermimpi: (bagi yang cewek) andai pacar saya punya body six pack persis Channing Tatum dan (bagi yang cowok) andai pacar saya punya senyum semanis Rachel McAdams.
Yang utama, tentu, film ini tak memuat momen tokohnya kaget “Jeng! Jeng!” lalu close-up wajah melotot. Semuanya terasa wajar. Leo tetap menampilkan sosok suami yang manusiawi. Berusaha tegar menghadapi istinya yang tak ingat lagi padanya.
Padahal, di saat bersamaan, ia didekati ayah Paige yang memintanya mundur. Sementara itu, gara-gara sibuk ingin mengambil hati sang istri, bisnisnya terbengkalai. Pada akhirnya ia mundur saat tahu sang istri mungkin lebih bahagia dengan kehidupan lamanya. Semuanya tanpa dramatisasi berlebihan.
Paige kembali kuliah hukum, tinggal bersama orangtuanya dan bahkan mendekati lagi mantan tunangannya dulu. Tapi, lambat laun, Paige sendiri yang sadar hukum bukan bidangnya; dan ia tak mencintai tunangannya; serta akhirnya tahu sendiri apa yang membuatnya benci ayahnya hingga dahulu memutuskan keluar dari rumah.
Kisah yang konon terinspirasi dari kisah nyata ini menutup ceritanya dengan manis. Saat sudah tak saling bersama, Leo dan Paige bertemu lagi. Mereka meniti cinta dari awal lagi.
(ade/ade)
Tambah Komentar
- “Dilema” yang Bikin Bingung - 28-02-2012
- KPI Tegur SCTV dan tvOne - 27-02-2012
- Nostalgia bersama A1, Blue dan Jeff Timmons "98 Degrees" - 27-02-2012
- RATING REPORT: Durasi Lebih Panjang, Rating Yusra dan Yumna Turun - 24-02-2012
- RATING REPORT: "Yusra dan Yumna" Posisi 2, "Tendangan Si Madun" Masih Nomor 1 - 20-02-2012




Komentar
ntar alur nya di contek sama sinetron-sinetron indonesia pa yaaahhh?
ohoooo sorry....
RSS feed untuk komentar ini