BELAKANGAN ini yang terdengar dari Raffi Ahmad (23) hanyalah kedekatannya dengan Yuni Shara. Jika ada kabar lain, tentu pendapatnya tentang video asusila yang menyeret nama rekan seprofesinya, Luna Maya. Selain itu? Rasanya tak ada.
Dari sini, salah satu personel Bukan Bintang Biasa menyadari pentingnya karya lebih dari sekadar remah-remah sensasi. Dua tahun sudah Raffi meninggalkan layar lebar. Kini, ia kembali. Tak sendiri, karena pacar dibawa serta. Setelah Anang-Syahrini duet di dapur rekaman, giliran Yuni-Raffi duet di layar lebar.
Raffi Ahmad: Menanti Jenggot Tumbuh
Awal pekan ini, di Artha Gading, Jakarta Utara kami bertemu Raffi. Ia menghadiri event off air sendirian. Dari sanalah kabar itu muncul. Yuni menjadi lawan main Raffi dalam film Rumah Tanpa Jendela (RTJ) karya Aditya Gumay. Informasi yang kami dapat, Raffi-Yuni tampil sebagai orang susah di kampung pemulung.
“Ya, Yuni juga main di RTJ. Ini film musikal anak-anak di kolong jembatan Ibu Kota. Bertutur soal anak-anak yang hidup di rumah petak bahkan saking berpetaknya, mereka tidak punya jendela sekadar untuk menyegarkan udara,” begitu Raffi memberi klarifikasi.
Menurutnya, RTJ menjadi bentuk kiasan. Melalui jendela, cahaya menerobos masuk. Melalui jendela, penghuni rumah melihat matahari, melihat secercah harapan.
“Insya Allah mulai syuting awal bulan ini. Yuni tidak sekadar jadi bintang tamu. Pertimbangan mau main di film ini, karena cukup lama saya absen dari bioskop. Selama ini jadi presenter dan main sinetron melulu,” katanya.
Terakhir, Raffi tampil dalam horor mencekam arahan Rudy Soedjarwo 40 Hari Bangkitnya Pocong dan Asoy Geboy. Setelah itu, ia lebih dikenal sebagai presenter Dahsyat.
“Sebagai persiapan, saya menanti jenggot tumbuh. Peran saya pemulung. Ini tantangan besar. Biasanya dapat peran remaja atau playboy,” janji Raffi.
Mengingat sang pacar bersuara merdu dan Raffi pernah mendapat polesan vokal dari Melly Goeslaw, akankah keduanya berduat dalam drama musikal ini? “Belum ada kepastian apakah saya ikut nyanyi. Kalau ditantang nyanyi, saya sih percaya diri saja,” jawabnya.
Aditya Gumay: Yuni Pemanasan dengan Peran Pelacur
Sebenarnya, Yuni sedang mempersiapkan diri tampil sebagai pemeran utama sebuah film. Konon, Yuni menghubungi Aditya Gumay (43) agar mau mengarahkan aktingnya. Sebagai pemanasan, sutradara Emak Ingin Naik Haji (EINH) ini menyodorkan peran PSK kepada Yuni. Ia tampil tidak banyak, hanya empat adegan. Bersamaan dengan dimulainya syuting RTJ, beredar kabar Raffi akan menikahi Yuni November mendatang.
“Enggak, itu gosip. Omongan orang kok dipercaya,” bantah bintang Buku Harian Baim dan Senandung Masa Puber.
Sebelum syuting EINH, Asma Nadia mengabari Aditya sedang menulis cerita pendek (cerpen) Jendela Rara (JR), berlatar belakang kampung pemulung di kawasan Jembatan Tiga, Jakarta. Tentang seorang anak yang bercita-cita ingin punya jendela di rumahnya.
Mendengar idenya, Aditya langsung tertarik. Muncul niat menjadikan JR skenario. Ia menambahkan plot dan beberapa karakter baru. Salah satunya Aldo (Emir Mahira), anak yang mengalami keterbelakangan mental.
“Tokoh ini diperankan Emir Mahira dengan sangat baik. Sementara Raffi berperan sebagai ayah Rara. Yuni memerankan pekerja seks komesial (PSK), kakak Raffi. Dari sisi karakter, Raffi sangat pas. Khusus Yuni, dialognya tidak banyak. Saya menuntut Yuni menonjolkan inner act dan lebih ekspresif. Saya berusaha mengarahkan para pemain tidak tampil berlebihan,” papar sineas kelahiran 4 Oktober ini.
Ini bukan kali pertama Aditya membesut film anak-anak. Ia pernah melahirkan Tina Toon dan Lenong Bocah.
Ya, Aditya tak mengalami kesulitan menggarap film musikal anak. Telah lama ia mengakrabi dunia anak. Kendala justru datang dari sisi finansial. Sampai sekarang RTJ belum dapat sponsor.
“Bujetnya 1,5 miliar belum termasuk promosi. Ini murni dana pribadi. Saya minta para pemain tidak berharap dapat honor besar. RTJ lanjutan proses batin saya setelah EINH. Berusaha tidak mengukur film dari ceruk laba. Berharap karya-karya saya bisa menjadi medium wisata rohani bagi para penonton,” harap Aditya.
Karenanya, pendiri Sanggar Ananda berharap jaringan bioskop bersedia memberi harga tiket khusus kepada para pelajar. Rp 5.000 misalnya. Dan pembagian laba dengan sistem fifty-fifty.
“Saya terinspirasi koin Prita. Ketika koin recehan dikumpulkan banyak orang, hasilnya bisa menjemput rasa keadilan,” imbuhnya.
Sekadar informasi, syuting RTJ berlangsung di kawasan Menteng Pulo dan TB Simatupang, Jakarta selama 18 hari. Rencananya, akan diedarkan menjelang Lebaran atau tutup tahun.
Aty Kanser: Setelah Menanti 40 Tahun…
Usia sudah tidak muda, tapi Aty Kanser bersyukur. Di usia senja, satu per satu mimpinya terjemput.
“Setelah 39 tahun menanti peran utama, akhirnya saya mendapatkannya melalui EINH. Setelah 40 tahun menanti tawaran main film musikal, tahun ini saya mendapatkannya. Alhamdulillah banget!” serunya seusai syukuran RTJ.
Film ini menandai kerja sama ketiga Aditya dan Aty. Keduanya berkenalan ketika mengerjakan program Fragmen TVRI di dekade ‘80-an.
Untuk RTJ, Aty berperan sebagai nenek Aldo. Karakter ini berbalik 180 derajat dari Emak.
“Dalam EINH, saya jadi orang susah, penyabar, dengan aksen Betawi. Sekarang saatnya saya jadi orang kaya dengan dialek Melayu-Deli Sumatera Utara. Tidak terlalu susah mengingat saya dulu sempat tinggal di Sumatera Barat. Bahasa sehari-hari saya kala itu beda-beda tipis dengan Melayu-Deli,” kesan Pemeran Utama Wanita Terbaik di Indonesian Movie Awards 2010.
Peran nenek Aldo bagaikan makanan empuk. Bukan berarti Aty tanpa persiapan. Lama tinggal di Jakarta mengharuskan Aty melatih kembali cengkok Melayunya.
(wyn/gur)
| < Prev | Next > |
|---|
- 27/07/2010 16:14 - Gagal Casting, Rebecca Dipaksakan Main Film 'D’Love' Karena Alasan Bisnis
- 27/07/2010 15:24 - Shanty: Bulu Mata Tujuh Lapis. Inilah Penderitaan Sesungguhnya!
- 22/07/2010 09:57 - Perkenalkan, Pemeran Ahmad Dahlan dan Walidah Muda
- 16/07/2010 11:43 - Tantangan di Film Terbaru Julie Estele
- 14/07/2010 19:08 - Ramai-ramai Berbikini di "Pengantin Topeng"
- 05/07/2010 16:58 - Happy Salma Jadi Pelacur
- 01/07/2010 13:41 - Berapa Uang yang Sudah Dihasilkan 'Twilight'?
- 25/06/2010 14:09 - Mengapa 'This is It' Bukan Film (Gladi Resik) Konser Biasa?
- 22/06/2010 18:59 - Mengapa Sineas Kita Tak Lagi Membuat Film Betawi Tempo Doeloe?
- 22/06/2010 17:19 - Karakter Baru di 'The Twilight Saga: Eclipse'





