You are here MUSIK NEW COMERS D'Waffle, Optimis Lewat Aransemen dan Lirik
forum-menukomunitas-menuzodiak-menupollm-video

D'Waffle, Optimis Lewat Aransemen dan Lirik

E-mail Print PDF

SAAT vokalis band jatuh cinta dan melupakan bandnya, keutuhan band sudah pasti terancam. Di satu sisi cinta, di sisi lain cita-cita. Hal ini di alami oleh band baru D'Waffle. Hanya saja bukan terjadi di kehidupan nyata melainkan di konsep video klip pertama mereka, yang berjudul Teman Bagimu yang dibuat Desember 2009 lalu.

Sebagai band baru, kehadiran D'Waffle memberikan warna tersendiri untuk musik Indonesia terlepas dari selera pasar. D'Waffle hadir dengan musik pop alternatif yang memiliki sentuhan europe trance. Dengan begitu beat-beat yang dihasilkan para personel D'Waffle diyakini akan membuat pendengarnya bergoyang.

“Keunikan kami memang ada di beat-nya. Kami juga warnai sound musik kami dengan permainan syntesizer agar lebih hidup dan modern,” ujar Muhammad Reza, vokalis D'Waffle.

Dengan warna musik yang menghentak, D'Waffle yakin mendapat tempat di kalangan remaja dan dewasa. “Kami banyak manggung di pensi-pensi dan tanggapannya sangat positif,” imbuh Reza.

Sebagai bukti musik D'Waffle diterima  pasar, D'Waffle sudah memiliki komunitias penggemar yang mereka namai Waffle Lovers. Di Facebook, anggota Waffle Lovers hingga saat ini sudah mencapai 2000 lebih. “Untuk permulaan, bagi kami itu adalah kabar yang bagus,” ujar Reza.

D'Waffle terbentuk 15 Febuari 2007. “Dulu kami sering nongkrong di mal. Sambil nongkrong kami sering makan waffle karena kami sama-sama suka. Itu jadi inspirasi untuk nama band kami.  Filosofinya, waffle itu kan selalu disajikan menarik. Kami juga berusaha menyajikan musik kami semenarik mungkin,” harap Reza.

D'Waffle digawangi Reza (vokal), Helmy (gitar), Chriez (bas), Adith (drum), dan Donny (kibor). Sejak 2009, promo bernaung di bawah label Malta Record dan saat ini  D'Waffle sedang menjalani promo singel Teman Bagimu, di radio dan TV.

(bis/gur)

Tambah komentar

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.