Serena Williams Umumkan Gantung Raket: Ini Hal Tersulit yang Pernah Saya Bayangkan

Indra Kurniawan | 10 Agustus 2022 | 09:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Serena Williams mengumumkan pensiun dari tenis. Setelah AS Terbuka 2022, saudara Venus Williams ini bersiap gantung raket untuk selamanya.

Keputusan tersebut dikonfirmasi Serena dalam obrolan dengan Vogue di sampul depan untuk edisi September 2022. Williams mengaku berada di persimpangan jalan antara karier dan keluarga.

"Percayalah, saya tidak pernah ingin harus memilih antara tenis dan keluarga. Saya tidak berpikir itu adil. Jika saya seorang pria, saya tidak akan menulis ini karena saya akan berada di luar sana. Bermain dan menang sementara istri saya melakukan pekerjaan fisik untuk keluarga kami," kata Serena Williams.

"Jangan salah paham, saya suka menjadi seorang wanita, dan saya menyukai setiap detik hamil Olympia (putri pertamanya). Banyak yang tidak menyadari saya hamil dua bulan ketika saya memenangkan Australia Terbuka di 2017. Tapi saya berusia 41 tahun ini (pada 26 September) dan sesuatu harus diberikan," tambahnya.

Serena Williams sesungguhnya tidak menyukai kata pensiun. Dia lebih suka menggambarkan perpisahannya dari olahraga sebagai evolusi. Dia ingin mengembangkan karier di luar tenis, yang digelutinya sejak tahun 1995.

"Saya di sini untuk memberi tahu Anda bahwa saya berkembang dari tenis, menuju hal-hal lain yang penting bagi saya. Beberapa tahun yang lalu saya diam-diam memulai Serena Ventures, sebuah perusahaan modal ventura. Segera setelah itu, saya memiliki keluarga. Saya ingin fokus pada keluarga," beri tahu Serena Williams berencana tambah momongan.

Keputusan gantung raket bukan keputusan yang mudah. Ia tidak ingin itu semua berakhir. Selama kariernya, Serena sudah meraih 23 gelar Grand Slam yang membuatnya jadi petenis putri tersukses di era terbuka dan cuma kalah dari Margaret Court (24 gelar) dalam hitungan sepanjang masa.

"Tidak ada kebahagiaan dalam topik ini bagi saya... Saya merasakan banyak rasa sakit. Ini hal tersulit yang pernah saya bayangkan. Saya membencinya. Saya benci harus berada di persimpangan jalan ini. Saya tidak ingin ini berakhir, tetapi pada saat yang sama saya siap untuk apa yang akan terjadi selanjutnya," tutur petenis yang baru saja comeback di Wimbledon Juni lalu.

Debut Serena sebagai petenis profesional berawal pada Oktober 1995 di Bell Challange Quebec, Kanada dan kalah di putaran pertama kualifikasi dari Annie Miller. Gelar pertamanya justru diraih dari nomor ganda campuran pada Wimbledon dan AS Terbuka bersama Max Mirnyi.

Pada tahun 1999, bersama sang kakak Venus, peraih emas Olimpiade London 2012 menjuarai nomor ganda di Prancis Terbuka dan AS Terbuka. AS Terbuka 2022 tampaknya akan menjadi Grand Slam terakhir Serena dan dia berharap bisa melangkah jauh hingga ke babak final.

(ind)

Penulis : Indra Kurniawan
Editor : Indra Kurniawan