Jokowi Tegaskan Tak Ada Kompromi bagi Intoleransi yang Rusak Sendi Kehidupan Bernegara

Redaksi | 9 April 2021 | 13:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Jokowi menegaskan pemerintah tak akan berkompromi terhadap tindakan intoleran yang dapat merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Jokowi mengatakan itu saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 8 April 2021.

"Toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Eksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan bhinneka tunggal ika," ujarnya.

Beberapa waktu lalu di saat semua elemen masyarakat bekerja keras menangani pandemi, kita dikejutkan oleh aksi terorisme. Menurut Presiden, tindakan itu lahir dari cara pandang yang keliru yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama.

"Jelas ini kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan kita dalam berbangsa dan bernegara," kata Jokowi.

Kepala negara mengajak sekaligus meyakini bahwa Partai Kebangkitan Bangsa juga akan turut berperan untuk menyemai nilai-nilai moderat dan menebarkan toleransi beragama.

"Saya meyakini PKB tidak kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, tawassuth, tawazun, terus menebarkan toleransi beragama, menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarsesama sehingga radikalisme, terorisme, tidak ada lagi di negara yang kita cintai Indonesia," ucapnya.

Mukernas dan Munas Alim Ulama PKB kali ini dibuka secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di Istana Negara dan diikuti secara virtual dari Hotel Kempinski, Jakarta.

Artikel ini diambil dari laman setneg.go.id.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi