Jokowi: Tidak Boleh Menyepelekan yang Namanya Covid

Redaksi | 20 April 2021 | 15:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Saat meninjau vaksinasi massal seniman dan budayawan yang digelar di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, pada Senin, 19 April 2021, Jokowi mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 masih ada. Seluruh pihak masih harus tetap waspada dan tidak boleh menyepelekan pandemi saat ini.

"Kita tetap harus ingat dan waspada,eling lan waspada, tetap tidak boleh lengah. Tidak boleh menyepelekan yang namanya Covid. Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya sudah lebih baik, menurun, ini menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada," kata Presiden.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir mendampingi Presiden menegaskan, meski telah mendapatkan suntikan dosis vaksin, bukan berarti protokol kesehatan dapat diabaikan. 

"Jangan lupa terus pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Sayang kita sudah turun, jangan sampai nanti ada lonjakan ketiga seperti yang terjadi di negara-negara lain di Eropa, Asia, maupun Amerika Selatan," ucap Budi.

Menkes berharap partisipasi seniman dan budayawan yang menjadi tokoh panutan dapat meyakinkan masyarakat terkait keamanan vaksinasi yang akan diberikan kepada setidaknya 181,5 juta masyarakat.

"Masih banyak lansia yang merasa takut, sungkan, enggan datang, termasuk anak-anaknya juga ragu mengajak bapak dan ibunya untuk vaksinasi. Padahal vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi mereka karena mereka termasuk golongan yang rentan atau rawan kemungkinan fatalitas yang tinggi," ujarnya.

Artikel ini diambil dari laman setneg.go.id.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi