Muktamar NU, Jokowi Cerita Pengalaman Main Pingpong Virtual dengan Mark Zuckerberg

Redaksi | 23 Desember 2021 | 08:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Jokowi meyakini Nahdlatul Ulama (NU) memiliki potensi dalam rangka pemerataan ekonomi umat. "Apabila ini bisa dirajut dalam sebuah kekuatan lokomotif saya meyakini ini bisa menarik gerbong-gerbong yang ada di bawah untuk bersama-sama dalam rangka menyejahterakan kita semuanya," ujar Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Muktamar Ke-34 NU di Pondok Pesantren Darussa’adah, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu, 22 Desember 2021.

Jokowi menawarkan dibuat wadah berupa kelompok usaha atau konsesi bagi anak muda NU mengembangkan kompetensinya dalam bidang pertanian maupun mineral dan batubara. Namun, usaha tersebut harus dapat mendorong usaha lain untuk ikut menikmati."Ini memerlukan kerja besar, tapi saya melihat potensi di Nahdlatul Ulama itu ada, tinggal merajutnya," tambah Jokowi.

Presiden lalu menjelaskan pertemuannya dengan pemilik Facebook Mark Zuckerberg lima tahun lalu. Jokowi menceritakan kegiatan bermain pingpong secara virtual namun terasa seperti bermain sungguhan. Mark lalu membisikkan kepada Jokowi bahwa perubahan seperti itu awal dan nanti ke depan memungkinkan setiap kegiatan menjadi virtual. 

"Dan NU karena di dalam temanya berkhidmat untuk peradaban dunia, hati-hati memang peradaban itu harus kita pengaruhi agar maslahat bagi umat manusia di seluruh dunia khususnya di negara kita Indonesia," lanjut Jokowi.

Jokowi juga mengutarakan keketuaan Indonesia dalam Group of Twenty (G20) merupakan momentum untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan dunia utamanya dalam hal digitalisasi, perubahan iklim, dan ekonomi hijau.

Presiden juga menyampaikan rasa terima kasih kepada NU yang terus mengawal jalannya pemerintahan mulai dari kebangsaan, toleransi, kemajemukan, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara 1945, dan kebhinekaan, serta mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber: presidenri.go.id.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi