Pilu, Ayu Anjani 6 Kali Minta Maaf pada Ibunya yang Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo

Indra Kurniawan | 29 Juni 2022 | 11:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Ayu Anjani tak dapat menutupi kesedihan atas meninggalnya ibu dan adiknya dalam kecelakaan kapal wisata KM Tiana GT61 di perairan wilayah Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/6) pukul 05.00 WITA.

Lewat postingan di Instagram Stories, Ayu yang dikenal sebagai pemain sinetron kolosal minta maaf pada ibu yang telah melahirkannya karena belum bisa jadi anak yang baik. Dia mengaku belum sempat minta maaf sambil cium kaki mamanya.

"Ma, maafin Ayu belum bisa jadi anak yang baik buat mama, Ayu belum sempat minta maaf sambil cium kaki mama, maafin Ayu yang terlalu cuek, maafin Ayu yang selalu lalai," tulis Ayu menyertai unggahan foto dirinya bersama sang ibu.

Bintang sinetron 31 tahun bersyukur ibunya telah melihat anak-anaknya walau tidak lama. Ayu memiliki dua anak dari dua pernikahannya. Mereka adalah Arya Bintang dan Alexander R. Anjani Andrew.

Hari-hari terakhir Ayu bersama sang ibu dihabiskan dengan jalan-jalan. Ayu minta ibunya tenang. Sebab ia akan mewujudkan permintaan ibunya semasa hidup.

"Ayu akan sukses seperti yang mama minta. Papa juga akan hidup enak sama adek-adek yang lain. Jadi mama tenang aja ya," janji putri sulung dari lima bersaudara.

Beda pendapat yang kerap terjadi tidak mengurangi secuilpun rasa sayang Ayu pada ibunya. Ia untuk kali kesekian minta maaf dan berdoa untuk ibunya.

"Makasih Ma udah sabar ngadepin Ayu. Maafin Ayu ma karena gagal jadi yang terbaik. Ma, sekali lagi maafin Ayu ya. I LOVE U TO THE HEAVEN N BCK (emoji hati warna merah). ALFATIHAH," ucap Ayu yang sejak 2012 fokus mengurus keluarga.

Ibu Ayu, Jamiatun Widaningsih (53) ditemukan lebih dulu pada pukul 06.00 WITA. Sementara adik Ayu, Annisa Fitriani (22) ditemukan pada pukul 10.15 WITA di dalam kabin.

Kapal wisata KM Tiana GT 61 menurut keterangan di akun Instagram TNI AL Labuan Bajo tenggelam akibat angin kencang. Kapten dan kru kapal langsung menyelamatkan penumpang di dalam kapal. Sementara itu Tim SAR gabungan baru tiba di lokasi beberapa waktu setelah kejadian dan langsung mengevakuasi para korban. (Ind)

 

Penulis : Indra Kurniawan
Editor : Indra Kurniawan