Sultan Brunei Darussalam Habiskan Rp.351 Juta untuk Cukur Rambut

TEMPO | 9 April 2019 | 12:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sultan Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah, dilaporkan mengeluarkan hingga 19.000 poundsterling, atau sekitar 351 juta rupiah, hanya untuk menata rambut.

Dengan kekayaan mencapai 15 miliar poundsterling, Sultan Hassanal Bolkiah menjadi raja terkaya kedua di dunia setelah raja Thailand, menurut laporan The Sun, dikutip 8 April 2019.

Akhir-akhir ini, Sultan Brunei disorot karena menerapkan hukum syariah yang lebih ketat sejak diberlakukan mulai per tahap pada 2014. Pada Rabu pekan lalu, Brunei menerapkan hukum rajam sampai mati bagi pelaku homoseksual dan 100 cambuk bagi lesbian. Sementara pencurian dikenakan hukum potong tangan atau kaki.

Ini menjadikan Brunei sebagai negara Asia (di luar negara konservatif Timur Tengah) atau Asia Tenggara pertama yang memberlakukan hukum syariah secara nasional.

Aksi protes dan boikot ramai dikampanyekan oleh aktivis. Salah satunya yang dimulai oleh George Clooney mendesak boikot hotel-hotel sultan di luar negeri.

Namun, kekayaan Sultan Brunei berusia 72 tahun itu, sulit untuk dilunturkan karena ia memperoleh pendapatan sekitar 80 poundsterling (Rp 1,5 juta) per detik dari aset minyaknya.

Salah satu fakta mencengangkan adalah bagaimana sultan mengucurkan 19.000 poundsterling (351 juta rupiah) untuk menerbangkan penata rambut favoritnya ke Brunei dengan pesawat jet pribadi hanya untuk memangkas rambut. Bahkan sultan pernah mengirim sepatu polo-nya dengan helikopter demi bertanding.

Menurut laporan The Times, pemangkas rambut favorit Sultan Hassanal bernama Ken Modestou, diterbangkan dari London ke Brunei. Modestou adalah pemangkas rambut di Hotel Dorchester di Mayfair, London tengah, dan disediakan pesawat pribadi Singapore Airlines untuk terbang sejauh 11.265 kilometer ke Brunei.

Sultan diyakini telah memesan kabin khusus untuk memastikan penata rambutnya diisolasi dari kemungkinan flu babi di antara penumpang lainnya. Sultan Hassanal Bolkiah adalah raja yang paling lama memerintah kedua di dunia, kedua terlama setelah Ratu Elizabeth II. Sultan Hassanal Bolkiah telah naik takhta Brunei selama 52 tahun, setelah mewarisinya dari ayahnya, seperti dilansir dari News.com.au.

Brunei Darussalam adalah negara kecil di pulau Kalimantan, yang dihuni sekitar 430 ribu orang, dan memiliki pendapatan besar dari ekspor minyak dan gas alam.

Sultan Hassanal Bolkiah tinggal di kediaman kerajaan terbesar di dunia, yakni Istana Instana Nurul Iman, kediaman luas dengan 1.800 kamar di tepi Sungai Brunei yang ditaksir bernilai Rp 18 triliun.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO