Terus Mengeluh Kesakitan, Keluarga Ungkap Detik-detik Sebelum Mbak You Meninggal Dunia

Ari Kurniawan | 6 Agustus 2021 | 12:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Mbak You meninggal dunia pada 1 Juli 2021. Kepergian paranormal kejawen itu membawa duka yang sangat mendalam pada orang-orang terdekatnya. Sempat simpang siur, pihak keluarga akhirnya buka suara terkait penyebab meninggalnya Mbak You. 

Bedah, bibi sekaligus asisten pribadi Mbak You, mengatakan keluarganya cukup terganggu saat banyak spekulasi yang menyebut almarhumah meninggal karena Covid-19. Ia pun menjelaskan saat-saat terakhir sebelum Mbak You tutup usia karena penyakit asam lambung dan komplikasi penyakit lainnya. 

"Memang benar Mbak You menderita komplikasi asam lambung, asma akut, dan diabetes yang cukup tinggi. Beliau diwajibkan mengkonsumsi obat," ungkap Beda, saat jumpa pers virtual, Kamis (5/8). 

Sebelumnya, kata Beda, Mbak You sempat pulang ke Salatiga, Jawa Tengah, untuk menghadiri acara 100 hari kepergian ibundanya. Pada kesempatan itu Mbak You masih sempat melakukan beberapa ritual untuk keperluan konten YouTube. 

"Sebelum balik ke Jakarta, dia merasa sesak. Saya sarankan untuk periksa ke dokter, tapi dia bilang dokter yang tahu riwayat penyakitnya ada di Jakarta," tutur Bedah.

Sesampainya di Jakarta, kondisi Mbak You sudah semakin parah, meski sudah diberi obat dan alat bantu pernapasan. "Dia bener-bener kesakitan banget. Semua usaha sudah saya lakukan," ujarnya.

Mbak You sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi, situasi rumah sakit saat itu sangat penuh hingga tidak mendapat penanganan yang cepat. Bedah memutuskan untuk membawa Mbak You pulang ke rumah. Keesokan harinya, Bedah panik mendapati Mbak You tak sadarkan diri. 

"Saya kalang kabut. Saya sempat telepon keluarga, teman-teman, tapi akhirnya nihil. Akhirnya datang ambulans komplek setempat, dicek saturasi oksigen katanya sudah nggak ada. Saya telepon rumah sakit semuanya penuh. Dan akhirnya saya bener-bener pasrah. Saya sempat kasih napas buatan juga," ungkapnya.

Keluarga tak mengira Mbak You akan berpulang demikian cepat. Yang sangat disesalkan Beda, saat itu Mbak You tidak bisa mendapat penanganan kesehatan yang cepat. "Seandainya saya dapat bantuan mungkin ponakan saya masih ada di tengah-tengah kita. Saya sudah maksimal bantu beliau. Keluarga kami belum sepenuhnya percaya beliau sudah tidak ada," tandas Bedah. 

(ari)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor : Ari Kurniawan