Film Tak Menyurutkan Tekad Mamat Alkatiri Menggelar Pertunjukan Stand Up Tunggal

Wayan Diananto | 7 Maret 2019 | 04:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Meski sering muncul di layar lebar, Mamat Alkatiri tidak menganggap melawak tunggal batu loncatan.

Pia yang lahir di Fakfak, Papua Barat, 24 Juni 1992, ini kali pertama jatuh cinta pada seni, adalah saat berdiri di panggung stand-up comedy.

Dan, main film tidak menyurutkan cita-citanya untuk menggelar pertunjukan melawak tunggal di banyak kota.

Penggemar Iwan Fals dan Pidi Baiq ini mengakui, layar lebar sangat menggiurkan. Apalagi setelah melihat sejumlah pelawak tunggal sukses di industri film.

Arie Kriting misalnya, menjadi aktor dan konsultan komedi. Bene Dion Rajagukguk menulis skenario film fenomenal Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! dan Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Sementara Ernest Prakasa meraih Piala Citra Penulis Skenario Asli Terbaik FFI 2017.

“Hampir semua film Indonesia menggunakan jasa stand-up comedian. Wajar. Kami paket lengkap. Punya kemampuan menulis karena terbiasa menulis materi melawak dengan detail. Di panggung, kami berakting dan melakukan monolog. Kami juga jadi sutradara untuk diri sendiri. Yang paling penting, harga bersahabat ha ha ha!” ujarnya.

(wyn / gur)
 

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto