Jelang AMI Awards 2014, Panitia Terus Sempurnakan Sistem Penilaian

Ari Kurniawan | 21 November 2013 | 09:54 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - AJANG penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award di tahun 2014 mulai dipersiapkan.

Di tahun ke-17 penyelenggarannya, sistem penilaian pemenang masih menjadi fokus pembenahan. 

"Dari tahun ke tahun dari sisi penilaian dan penyelenggaraan selalu kami sempurnakan," kata Ketua Umum Yayasan Musik Indonesia, Tantowi Yahya, dalam jumpa pers di Blackcat, Acardia, Senayan, Rabu (20/11).

Transparansi penilaian dinilai sangat penting karena menyangkut tingkat kepercayaan publik terhadap salah satu ajang penghargaan tertua di Tanah Air ini.

"Walau selama ini sudah transparan, nanti kami akan buat lebih transparan lagi, sesuai dengan tuntutan anggota dan masyarakat. Kami buat program AMI yang tidak bisa diusik oleh kepentingan produser atau artis, AMI untuk semua, AMI tidak masuk ranah politik, kami berpihak pada yang terbaik," sambung Tantowi.

Dalam 16 kali penyelenggaraan sebelumnya, AMI Awards memang tak pernah lepas dari kritik dan kontroversi. Hal ini dianggap lumrah oleh Tantowi.

"Tidak mudah mengadakan event besar, penilaian itu selalu menghasilkan yang kontroversial, pasti ada yang tidak puas. Grammy Award saja yang menggunakan penghitungan lembaga publik pasti dikritik."
Hal senada disampaikan oleh BOD AMI Award, Seno M. Hardjo.

"AMI Awards ini seperti juga Grammy, sehari setelah penyelenggaraan biasanya kami mendapat badai kritikan dari berbagai pihak. Seperti social media, ada yang sangat mengganggu, saya sebagai BOD kemarin sampai bertindak cukup keras. Tapi Mas Tanto bilang tidak perlu seperti itu. Ya gimana sebagai penyelenggara yang pengin berbakti. Ada beberapa Tweet yang harus kami datangi," tutur Seno.

Dengan evaluasi yang dilakukan, Seno yakin AMI Awards 2014 nanti bisa lebih baik dan terus memberi apresiasi untuk berbagai jenis musik.

(ari/gur)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor : Ari Kurniawan