Kisah di Balik Penampilan Memukau Elek Yo Band di Java Jazz Festival 2018

TEMPO | 5 Maret 2018 | 06:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Grup band yang berisi para menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi, Elek Yo Band, berhasil memikat hati penonton Java Jazz Festival 2018, Jumat malam, 2 Maret 2018 lalu. Di balik itu, ada kehebohan para pejabat itu saat harus menyesuaikan jadwal latihan di tengah padatnya agenda kerja.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, sebagai salah satu personel band, menceritakan hal di balik kesuksesan penampilan mereka. Selama sepuluh hari terakhir menjelang Java Jazz, mereka tidak pernah latihan dengan formasi lengkap.

Berbeda dengan penampilan perdana Elek Yo Band di pernikahan putri Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Desember 2017 lalu. Kala itu mereka sempat latihan tiga kali, dua kali di Jakarta dan satu kali di Yogyakarta.

Triawan mengaku kesibukan mengurus pekerjaan masing-masing menjadi alasannya. "Jadi untuk penampilan yang kemarin itu kami tidak sempat latihan dalam formasi lengkap karena harus mengutamakan jadwal kerja masing-masing," tutur Triawan kepada Tempo melalui pesan pendek, Ahad, 4 Maret 2018.

Namun meski tak pernah latihan dengan formasi lengkap, penampilan Elek Yo Band berhasil memukau para penonton di Java Jazz Festival. Penampilan mereka dibuka dengan celetukan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri. "Ini band paling elek dan dibawakan oleh orang elek," tuturnya, Jumat, 2 Maret 2018.

Malam itu, mereka membawakan empat buah lagu, yaitu Dia milik Anji, Ku Tak Bisa, Juwita Malam, dan terakhir Bento sebagai encore. Para menteri pun sebelumnya berkolaborasi dengan pasangan musisi Endah n Rhesa membawakan lagu secara medley berisi lagu Tanah Airku, Sirih Kuning, Yamko Rambe Yamko, dan Untuk Dikenang dari Pongki Barata.

Lebih jauh, Triawan menceritakan latihan band hanya dilakukan jika akan tampil di acara tertentu. Salah satu studio musik di bilangan Hang Lekir, Jakarta Selatan pun menjadi pilihan sebagai tempat berlatih. "(Biasanya latihan dengan) Menyewa studio, bayarnya patungan. Tapi untuk Java jazz kemarin kami latihan di rumah Pak Budi Karya di Widya Chandra," ujar Triawan.

Elek Yo Band terdiri dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai vokalis, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (gitaris), Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (gitaris dan vokalis) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (drummer). Selain itu ada juga Kepala Staf Presiden Teten Masduki (vokalis), Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (keyboard) dan Agus Marsudi yang merupakan istri dari Retno Marsudi sebagai pembetot bass.

Triawan mengatakan hingga kini Elek Yo Band yang yang dibentuk untuk seru-seruan itu tidak memiliki manajer. Untuk yang ingin mengundang, kata dia, biasanya bisa langsung ke Teten masduki atau Budi Karya Sumadi. Ia juga mengaku saat ini belum memiliki rencana untuk manggung di kemudian hari. "Tidak ada rencana, kami terlalu sibuk," kata Triawan.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO