Setelah Viral Jadi Model Video ‘Sayang’, Arief Muhammad Kini Jadi Entrepreneur

Romauli | 3 Maret 2021 | 00:39 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Masih ingat dengan sosok yang viral sebagai model video klip di lagu ‘Sayang’? Ya, dia adalah Arief Muhammad. 

Lagu ‘Sayang’ merupakan single lagu hasil kolaborasi antara Baso Aci Akang dan Laleilmanino ini sudah diluncurkan pada pertengahan Bulan Februari lalu. 

Lagu yang menggambarkan mengenai enak dan gurihnya makan Baso Aci Akang ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, sehingga sudah didengar lebih dari 179.176 kali di platform musik. Akhir Februari lalu, netizen juga dikejutkan dengan peluncuran video klip lagu tersebut yang dibintangi oleh Arief Muhammad, yang hingga kini tercatat sudah lebih daru 117.713 penonton di Youtube.

Arief Muhammad kini secara resmi bergabung dengan tim manajemen Baso Aci Akang terhitung sejak akhir Februari 2021. 

Arief mengatakan, alasannya bergabung karena memiliki karakter serta visi misi bisnis yang sama, sehingga ada potensi kerjasama yang dapat mengembangkan bisnis kuliner tersebut.

"Kami ingin mengupgrade makanan lokal, dan gue juga melihat kalau Baso Aci Akang memiliki karakter bisnis yang cocok. Hal inilah membuat tertarik untuk bergabung, yang juga memiliki potensi untuk lebih berkembang pesat kedepannya,” ujar Arief Muhammad.

Bergabungnya Arief disambut baik dengan tim manajemen dan Moch. Dandi selaku founder & CEO Baso Aci Akang. Dandi menjelaskan,  bergabungnya Arief tentu akan memberikan suasana berbeda dan akan timbul banyak ide-ide segar untuk meningkatkan value bisnis ini sendiri. 

Mengingat, target pasar utama Baso Aci Akang merupakan kalangan dari Millenials dan Gen Z yang sudah tentu mengenal Arief Muhammad.

“Dengan bergabungnya Arief, kami optimistis akan banyak ide-ide menarik yang akan menambah value dari bisnis ini. Kami juga yakin dengan adanya kerjasama ini, akan semakin luas jangkauan pasarnya, mengingat Arief merupakan seorang influencer yang cukup berpengaruh di kalangan anak muda dan Arief sendiri bukan pertama kalinya bisnis di industri kuliner," tutup Moch. Dandi. 

Penulis : Romauli
Editor : Romauli