Sinopsis Nyi Roro Kidul MNCTV Hari Ini Senin 18 Maret 2019 Episode 18

Panditio Rayendra | 18 Maret 2019 | 16:15 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis Nyi Roro Kidul MNCTV Hari Ini Senin 18 Maret 2019 Episode 18

Pasukan Selo Lumutan berbaris rapih di gerbang Giripati. Jaka Tarub yang didampingi Iblis Tonpo Muko sudah berdiri beberapa jarak dari gunung, yang merupakan Kerajaan Giripati. Di tengah gunung itu terdapat gerbang batuan berupa mulut monyet yang menganga, dua taring besar dan lidah yang terjulur. Terlihat pasukan Selo Lumutan berbaris panjang dan teratur, tak terlihat sama sekali ada pasukan Giripati yang berjaga di area gerbang. Hingga Jaka Tarub yang menyangka apakah akan semudah itu ia memasuki Kerajaan Giripati. Lalu pada akhirnya Pasukan Selo Lumutan yang bergerak maju langsung menuju ke Kerajaan Giripati hingga terjadinya peperangan disana.

Sinopsis Nyi Roro Kidul MNCTV Hari Ini Senin 18 Maret 2019 Episode 18

Di sisi lain Nyi Roro Kidul bersama dengan Prabu Giripati dan juga Cundomanik sudah siap menyerang hingga mereka percaya diri bahwa mereka akan menang melawan Gendeng Permoni lalu dapat menguasai Setro Gondo Mayit. Disisi lain, Nawangsih masih diperlakukan tidak baik oleh Ibu tirinya yaitu Gendis hingga saudari tirinya pun ikut menjadi jahat, Shinta yang menjadi jahat lalu berupaya mengambil kalung di leher Nawangsih yang telah diberikan oleh Raden Fusena.

Pada akhirnya Nawangsih menangis lalu dan kabur dari rumah tersebut. Aryo yang melihat kejadian itu langsung kesal terhadap ibu dan saudarinya tersebut. Hingga pada akhirnya Aryo yang mengerjar Nawangsih ke hutan lalu berakhir di sebuah pelabuhan tempat dimana ia sering berkunjung kesana bersama Raden Fusena. Nawangsih yang bersedih tidak dapat berkata-kata dan tidak dapat menceritakan kepada Aryo bahwa ia merasa telah dipisahkan dengan Raden Fusena karena Shinta ingin merebutnya. Aryo Nampak diam mengdengarkan keluh kesah Nawangsih.

Sinopsis Nyi Roro Kidul MNCTV Hari Ini Senin 18 Maret 2019 Episode 18

(ray/ray)

Penulis : Panditio Rayendra
Editor : Panditio Rayendra