99 Cahaya Di Langit Eropa: Kebesaran Islam, Ketenangan Cerita

Wayan Diananto | 18 Desember 2013 | 16:17 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - DESEMBER ini, 99 Cahaya Di Langit Eropa (selanjutnya kami singkat 99) mengumpulkan 237 ribu penonton hanya dalam empat hari. Menempatkan karya Guntur Soeharjanto di peringkat ke-8 box office tahun ini.?

Di adaptasi novel karya Hanum Salsabiela dan suami, 99 menuturkan perjalanan sejoli ini ke Eropa. Hanum (Acha Septriasa) mengikuti suami, Rangga (Abimana A.) yang menjalani studi S-3 di Austria. Suatu hari ia melihat Fatma (Raline Shah) melamar kerja di sebuah gerai tetapi ditolak.?

Perkenalan berlanjut di sanggar kursus bahasa Jerman. Hanum mengagumi sikap Fatma yang welas asih. Saat santap siang di kafe, Hanum mendengar dua pria membicarakan negara Islam dengan nada menghina. Fatma membalas dengan membayar semua biaya makan kedua pria itu. Tantangan juga dirasakan Rangga. Salah satunya, saat dosen menetapkan ujian pada jam salat Jumat.

Di benua yang mayoritas non-Muslim, umat Islam ditempatkan sebagai kaum minor. Semangat, solidaritas, dan tenggang rasa satu sama lain benar-benar diuji. Di situ pula, kebesaran jejak Islam dalam sejarah peradaban dilacak. Dibuktikan. Dua misi ini membawa kita ke dalam penelusuran yang menghanyutkan sekaligus menyenangkan.

Acha dan Abimana bermain tanpa beban. Di luar pasangan ini, Raline Shah mencuri perhatian. Ada alasan mengapa ia terlihat rapuh, membutuhkan teman, dan kuat berprinsip. Raline memberikan sentuhan impresif dan watak yang lebih jelas buat Fatma. Ia didukung Geccha yang ndilalah memiliki latar kuat sekaligus mengundang simpati penonton.

Masalahnya, kebijakan Maxima Pictures membagi 99 menjadi dua edisi. Bukannya tanpa risiko. Yang kami rasakan selama menonton jilid pertama adalah, alur cerita yang cenderung tenang, nyaris tanpa konflik kecuali pada 30 menit terakhir. Artinya, ada potensi yang kurang dimaksimalkan.?

Alim sendiri tampaknya enggan menarik satu dua konflik dari jilid kedua ke jilid pertama. Pada akhirnya, 99 dari segi penceritaan dan emosi cenderung datar. Mungkin, di jilid kedua (kabarnya akan dirilis Maret), semua yang dinanti penonton akan tumpah ruah di sana. Semoga.

Quote to Remember: "Islam bukan sekadar jalan yang kita pilih. Tapi jejak-jejak apa yang nantinya kita tinggalkan."

Pemain: Acha Septriasa, Abimana A., Nino Fernandez, Dewi Sandra, Alex Abbad, Raline Shah
Produser: Ody M. Hidayat
Sutradara: Guntur Soeharjanto
Penulis: Alim Sudio, Hanum Salsabiela Rais, Rangga Almahendra
Produksi: Maxima Pictures
Durasi: 105 menit
Foto: Dok. Maxima Pictures

(wyn/ade)

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto