4 Pangeran Arab Saudi yang Bikin Meleleh Kaum Hawa

Binsar Hutapea | 11 Maret 2017 | 13:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud (81) bertandang ke Indonesia mulai Rabu (1/3)  hingga  Kamis (9/3) mendatang. Dalam rombongan besar Raja Salman kabarnya ikut pula 25 pangeran dari Kerajaan Arab Saudi.

Mendengar kabar pangeran datang para wanita di sini kasak-kusuk. Maklum, para pangeran tersebut rata-rata berwajah tampan dan memiliki kekayaan luar biasa.

Berikut beberapa pangeran Arab Saudi yang bisa bikin meleleh kaum hawa. 

Abdulaziz bin Turki Al Saud 

Cucu almarhum Raja Faisal ini lebih menyukai dunia olahraga. Abdulaziz menekuni balapan. Ia pembalap yang disegani di kawasan Arab. Dengan kemampuannya membalap, ia berhasil memenangi banyak ajang balap. Abdulaziz bahkan pernah mencicipi kompetisi balap mobil 24 jam di Le Mans, Prancis. 

Lahir di Riyadh, Abdulaziz mulai belajar menyetir mobil saat berusia 9 tahun. Ia diajari oleh ayahnya. Mobil yang dikendarainya pertama kali Nissan Patrol. Pada 2005, setelah menyelesaikan pendidikan mengemudi  Formula BMW di Bahrain, dia pulang ke Arab Saudi untuk membuat lintasan balap pertama di negaranya. 

"Saat itu aku punya mobil BMW M5 dan saya balapan di jalan. Itu hal yang gila. Lalu saya mendatangi ayah dan bilang ingin mendirikan sirkuit. Dia mengatakan punya lahan, tapi tak mau membangun sirkuit tersebut. Dia menyarankan saya untuk membangun sendiri sirkuit tersebut,” tutur pria berusia 33 tahun ini. 

Tak disangka salah satu paman Abdulaziz mendengar keinginannya. Ia pun mendanai pembangunan sirkuit tersebut. Pada 2008, akhirnya pembangunan sirkuit rampung. Selain piawai di sirkuit, Abdulaziz punya otak encer. Dia pernah belajar ilmu politik di tiga kampus yaitu Universitas King Saud University, Sekolah Oriental dan Afrika, dan Universitas London.

Fahad bin Faisal Al Saud

Fahad merupakan cucu dari saudara laki-laki Abdullah bin Abdulaziz Al Saud, Raja Arab Saudi yang meninggal pada 23 Januari 2015. Fahad menuntut ilmu di Universitas Stanford, Amerika Serikat. Ia mengambil kuliah di jurusan teknik mesin.        

Lulus pada 2009, ia bekerja untuk Facebook wilayah Arab. Di sana, ia menjadi Kepala Operasi Facebook Arab.  Fahad ikut  membantu peluncuran Arab pada 2009. “Facebook banyak memberikan pengetahuan dan pengalaman untukku. Menakjubkan rasanya bisa bekerja untuk sebuah proyek yang bisa mengubah hidup orang lain,” katanya. 

Dua tahun bekerja untuk Facebook, pada Agustus 2011 ia mendirikan startup Na3M (New Arabic Media) Games  dan Appiphany. Na3M  memfokuskan diri pada pengembangan game multi platform.  Sedangkan Appiphany fokus pada pengembangan aplikasi yang berhubungan dengan media sosial. 

“Lewat startup tersebut kami ingin mengembangkan konten yang fokus pada identitas dan kebudayaan Arab,” tuturnya.

Fahad memiliki wajah tampan. Tak hanya itu, Fahad pun punya penampilan yang modis. Gaya penampilannya bisa diintip di Instagram miliknya, @yolofahad. Menariknya, di beberapa unggahan, Fahad menampilkan sejumlah tato yang menghiasi tubuhnya.

Khaled bin Salman

Khaled adalah anak Raja Salman dari istri ketiganya, Fahda binti Falah bin Sultan Al Hithalayn. Pada 2014 lalu, pilot jet tempur F-15 ini ikut serta dalam koalisi melawan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah. “Dia memenuhi tugasnya kepada agama, Tanah Air, dan juga rajanya,” kata Raja Salman dalam siaran persnya. 
Pihak Kerajaan Arab Saudi sempat merilis foto-foto Khaled dengan rekannya sesama pilot tempur. Sebenarnya, pihak Kerajaan jarang sekali menerbitkan foto yang berkaitan dengan strategi militer. Kabarnya, hal itu dilakukan untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Arab Saudi menentang ISIS. 

Setelah Khaled melakukan tugasnya, muncul banyak ancaman pembunuhan terhadap Khaled. Di Arab Saudi sendiri, apa yang dilakukan Khaled ditanggapi pro dan kontra. Pihak yang kontra beralasan serangan tersebut akan menimbulkan aksi balasan dari ISIS. 

Abdullah bin Mutaib bin Abdullah Al Saud

Si tampan Mutaib, panggilan akrabnya, cucu dari almarhum Raja Abdullah bin Abdulaziz Al Saud. Tak seperti pangeran lainnya, Mutaib tak terlalu peduli pada urusan mode. Ia lebih senang menunggang kuda. 

Sebagai atlet berkuda, prestasi lelaki berusia 32 tahun ini tak bisa dianggap enteng. Ia pernah memenangi berbagai kejuaraan berkuda di Arab Saudi. Mutaib tercatat pernah mengikuti Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012. Ia juga telah menyandang gelar sebagai Sarjana Hukum dari King Saud University, Arab Saudi.

 

(bin/gur)

 

Penulis : Binsar Hutapea
Editor : Binsar Hutapea