Han Seo Hee Sebut B.I Ex-iKON Membeli Narkoba Senilai 15, 7 Juta dari Dirinya

Rizki Adis Abeba | 21 Juni 2019 | 10:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Tayangan acara Spotlight di JTBC TV pada Kamis (20/6) mengupas secara mendalam kasus narkoba yang melibatkan Han Seo Hee dan artis-artis YG Entertainment, seperti B.I iKON dan T.O.P Big Bang. Selain mewawancarai Yang Hyun Suk, Spotlight juga menampilkan sisi lain kasus ini lewat pengakuan Han Seo Hee. Dalam wawancara, Han Seo Hee kembali membeberkan fakta keterlibatan mantan personel iKON, B.I. Han Seo Hee juga menyebut nama personel WINNER, Lee Seung Hoon.

Han Seo Hee tetap pada kesaksian pertamanya, bahwa B.I atau yang bernama asli Kim Han Bin pernah memintanya membeli narkoba jenis LSD (Lysergic Acid Diethylamide) pada 2016 silam. “B.I membeli LSD senilai 1,3 juta won (senilai 15,7 juta rupiah) dari saya,” ungkap Han Seo Hee.

Han Seo Hee juga kembali menceritakan hubungannya dengan Lee Seung Hoon WINNER. Menurut Han Seo Hee, Lee Seung Hoon pernah menghubunginya lewat telepon dan bertanya apakah ia pernah merokok ganja bersama B.I. Seperti yang diceritakan sebelumnya pula, Han Seo Hee membenarkan bahwa Lee Seung Hoon merancang pertemuan dengannya.

Namun saat akan menemui Lee Seung Hoon di kantor YG Entertainment, Han Seo Hee ditemui oleh seseorang berinisial K yang dideskripsikan sebagai anggota staf YG Entertainment yang bertugas untuk menjaga isu-isu negatif seputar artis YG Entertainment agar tidak mencuat ke publik.

Han Seo Hee mengatakan K selalu membawa alat tes narkoba dan mengklaim bahwa alat itu bisa mendeteksi semua jenis narkoba. Dalam pertemuan itu K juga mengucapkan sesuatu yang mencurigakan. “Karena kami harus tahu (jika ada yang terdeteksi narkoba) agar kami bisa membuang (kandungan narkoba) nya,” cerita Han Seo Hee.

Tak pelak, Han Seo Hee pun menyimpulkan bahwa staff YG Entertainment selalu siap dengan alat uji narkoba untuk berjaga-jaga jika ada artisnya yang terbukti positif narkoba, maka mereka akan segera melakukan upaya untuk menghilangkan nakoba di dalam tubuhnya sehingga tidak bisa terdeteksi oleh polisi.

(riz/ari)

Penulis : Rizki Adis Abeba
Editor: Rizki Adis Abeba
Berita Terkait