Hanung Bramantyo: Lebih Enak Mengoceh di Film Daripada di Medsos

Wayan Diananto | 1 Oktober 2017 | 23:03 WIB

Film bukan hal baru bagi Hanung Bramantyo (41). Lewat film, Hanung Bramantyo telah mendapat pengakuan berupa 2 Piala Citra. Salah satu dari dua Piala Citra itu didapat dari film bergenre komedi, Get Married. Genre komedi, punya tempat tersendiri di hatinya. Hanung mengatakan, lewat komedi ia mencoba untuk menertawakan diri sendiri.

"Menertawakan diri sendiri, itulah ciri khas komedi saya sejak era Get Married sampai Talak 3 yang tahun lalu rilis. Masalahnya, kadang penonton lebih senang menertawakan orang lain daripada diri sendiri. Maka beberapa penonton merasa punya jarak terhadap film saya," aku Hanung Bramantyo di Jakarta Selatan, pekan ini.

Selain menggunakan film untuk menertawakan diri sendiri, kadang Hanung Bramantyo menyelipkan dialog-dialog "nakal" untuk meluapkan perasaannya. Khususnya, perasaan Hanung terhadap kondisi sosial Indonesia. Dalam Jomblo versi 2017 misalnya, ia meminjam mulut Teh Guti yang diperankan Deswita Maharani untuk menyindir perilaku anggota dewan yang gemar tidur saat rapat membahas kebijakan publik.

Hanung Bramantyo merasa lebih nyaman mengoceh di film daripada di medsos seperti Twitter atau Facebook. "Daripada saya mengoceh di medsos, lebih baik mengoceh di film. Teman-teman mau menamai film saya sebagai komedi tragedi atau apa pun silakan. Saya memang menggunakan film sebagai medium untuk berbicara," tutupnya.

( wyn / wyn )

Penulis : Wayan Diananto
Editor: Wayan Diananto
Berita Terkait