Begini Pemeran Utama Nazar Harsh Rajput Hadapi Pandemi di India

Vallesca Souisa Selasa, 2 Pebruari 2021 19:00:13
Harsh Rajput (dok.pribadi)

TABLOIDBINTANG.COM - Pandemi melanda seluruh dunia. Tak terkecuali semua negara melakukan lockdown. Termasuk India. Saat ini, sebagian aktivitas khususnya syuting sudah berjalan kembali. Namun tahun lalu, di masa-masa awal Pandemi, di bulan Maret hingga pertengahan tahun lalu, semua aktivitas total terhenti. 

Banyak aktor mendadak berbulan-bulan stay di rumah aja. Termasuk pemeran Ansh di serial Nazar (ANTV), Harsh Rajput. Kebetulan, Nazar di India memang baru saja tamat di bulan Februari 2020. “Sama seperti lainnya, saya di rumah. Karena Maret India di-lockdown. Saya mengambil sisi positif dari Pandemi ini, setidaknya ini yang membuat mental saya kuat,” ungkap Harsh Rajput, saat berinteraksi dengan Tabloid Bintang, melalui sesi Live Instagram pada Januari lalu. 

Tidak bisa syuting, membuat Harsh akhirnya bisa beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Selama ini, bertahun-tahun ia selalu produktif bekerja dari satu serial ke serial lainnya. “Selama 15 tahun saya mengejar karier. Hampir tak pernah berhenti. Setiap harinya syuting, di lokasi syuting bisa 13 jam sehari. Jadi, saat Pandemi ini saya berpikir Tuhan memberikan waktu saya untuk beristirahat,” ungkap Harsh. 

Menghadapi Pandemi, menurutnya harus pintar-pintar mengelola pikiran kita agar tetap positif. Pikiran yang positif, hati yang gembira, menjadi kekuatan dasar untuk menghdapi Pandemi. “Keyakinan, pikiran yang positif, dan tentunya selalu menjaga protokol itu yang harus dilakukan saat ini.” Lepas lockdown, di awal tahun 2021 ini, Harsh Rajput sudah membintagi serial baru lagi di India, “Kuch Toh Hai”, yang tayang di ColorsTV. 


Penulis Vallesca Souisa
Editor Vallesca Souisa
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.