Perankan Dewi Sinta, Kareena Kapoor Minta Dibayar 24 Miliar

Vallesca Souisa Rabu, 9 Juni 2021 17:00:00
Kareena Kapoor, makin tua makin mahal

TABLOIDBINTANG.COM - Kareena Kapoor adalah salah satu diva Bollywood yang tak lekang oleh waktu. Eksistensi dan popularitasnya tetap membahana, bahkan setelah ia menikah dan memiliki dua orang anak. Honornya sebagai aktris pun masih bikin deg-degan. Seperti tahun ini, Kareena ditawari  pembuat film Alaukik Desai untuk film mitologi Ramayana. Dimana dalam produksi film ini, Kareena direncakan memerankan Dewi Sinta. 

“Kareena Kapoor akan syuting untuk film Veere Di Wedding 2 dan film karya Hansal Mehta terlebih dahulu, karena mereka adalah film kecil yang masing-masing bisa selesai dalam waktu satu bulan. Sementara peran Sita, akan membutuhkan setidaknya waktu 8-10 bulan persiapan, pengambilan gambar (syuting), dan produksi. . Jadi dia akan benar-benar akan menghabiskan waktunya dalam satu film itu, tetapi Kareena juga menyadari bahwa ini akan menjadi magnum opus terbesarnya sampai saat ini, karena film ini adalah menceritakan kembali Ramayana dari sudut pandang Dewi Sinta," ujar sebuah sumber.

Kareena menyukai peran ini. Namun ia juga menuntut harga yang luar biasa. “Biasanya dia meminta honor sekitar Rp  12 sampai 16 miliar untuk film-filmnya. Kali ini dia minta hoonor dua kali lipat, sekitar Rp  24 Miliar. Produser pun sempat bergetar mendengarnya. Hingga mereka mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk memakai Kareena Kapoor. Sang produser bahkan berfikir untuk memakai aktris yang lebih muda. Namun semua masih dalam pembicaraan, meski begitu sang produser tetap masih menempatkan Kareena sebagai pilihan pertama mereka," tambah sumber tersebut. 
 


Penulis Vallesca Souisa
Editor Vallesca Souisa
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.