Mengenang Ratu Bollywood Sridevi (1963 - 2018)

Vallesca Souisa | 11 Maret 2018 | 04:00 WIB

Bollywood berduka. Aktris legendaris Sridevi (54) meninggal Sabtu (24/2) malam di Dubai, Uni Emirat Arab. Menurut laporan kepolisian Dubai, ikon Bollywood era 1980-1990-an ini terjatuh, pingsan, dan kemudian tenggelam di bathtub kamar Hotel Jumeirah Emirates Towers.

Suaminya, produser film Boney Kapoor (62), menemukan Sridevi sudah tak sadarkan diri dan melarikannya ke rumah sakit, namun tak terselamatkan.

Jenazahnya tiba di India Rabu (28/2) pagi dan dikremasi sore harinya di krematorium dan pemakaman Hindu Seva Samaj, Vile Parle, Mumbai. Kematiannya mengejutkan. Pesona dan kisah hidupnya masih melekat di hati keluarga, teman, dan penggemar.

Wanita kelahiran Sivakasi, Negara Bagian Tamil Nadu, 13 Agustus 1963, ini superstar wanita pertama Bollywood dan aktris termahal India rentang 1985-1992. Sridevi memulai karier pada usia 4 tahun lewat film-film Tamil, salah satunya Kandan Karunai (1967).

Baru pada 1979 Sridevi menembus Bollywood dan naik daun berkat film drama komedi Himmatwala (1983). Popularitasnya meledak begitu memerankan ratu ular di film fantasi Nagina (1986) juga film Mr. India (1987), yang masuk dalam daftar 100 film India terlaris sepanjang masa. Ia telah membintangi lebih dari 150 film. Beradu akting dengan aktor dan aktris lintas generasi, dari Jeetendra, Mithun, hingga Alia Bhatt. 

Setelah menikah dengan Boney Kapoor pada 1996, Sridevi vakum dari layar lebar selama 15 tahun, membesarkan kedua putrinya: Jhanvi (21) dan Khushi Kapoor (17). Ia bahkan tegas menolak tawaran Steven Spielberg untuk membintangi Jurassic Park.

Sridevi kembali ke layar lebar pada 2012 lewat film drama komedi English Vinglish, berlanjut dengan Puli (2015) dan Mom (2017).

Sebelum meninggal, Sridevi membintangi Zero bersama Shah Rukh Khan, Katrina Kaif, Anushka Sharma, Alia Bhatt, dan Deepika Padukone. Film ini rencananya dirilis Desember 2018.

Sejak kabar kematiannya merebak, media sosial dipenuhi ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan. “Rasanya tidak masuk akal. Saya tidak bisa berkata-kata. Sepenuhnya kaget. RIP Sridevi. Idola saya. Saya mencintaimu,” tulis Alia Bhatt di akun Twitternya.

Akshay Kumar ikut mengungkapkan, “Terkejut, tak bisa berkata-kata mendengar berita sedih ini. Dia impian semua orang. Saya sangat beruntung pernah berbagi layar dengannya dan menjadi saksi kehebatannya bertahun-tahun.”  

Seperti kata Akshay, Sridevi impian semua orang. Namun hanya satu orang yang beruntung mendapatkan hatinya, Boney Kapoor. Boney jatuh hati setelah menonton salah satu film Tamilnya, akhir 1970-an. “Saya langsung jatuh cinta dan ingin mengenalnya lebih dekat,” kenang Boney. 

Boney harus menahan diri beberapa bulan, hingga mendapat kesempatan bertemu di sebuah lokasi syuting. Sridevi selalu didampingi ibu atau kakaknya. Jadi Boney harus lebih dulu mengakrabkan diri dengan ibunya.

“Dia orang yang tertutup. Dia hanya berbicara beberapa kata dan saya langsung menawarinya film Mr. India. Ibunya menyebut angka 10 lakh (200 juta rupiah) saat itu. Saya bilang, oke, saya membayarnya 11 lakh (210 juta rupiah),” kenang Boney. 

Film ini menjadi hit. Hubungan Boney dan Sridevi pun dekat. Namun Sridevi menganggapnya kakak—lagi pula Boney sudah menikah dengan Mona Shourie. Sridevi malah terlibat asmara dengan Mithun juga sudah berkeluarga. 

Hubungan dengan Mithun kandas, Sridevi semakin intim dengan Boney. Boney menceraikan Mona dan meninggalkan kedua anaknya, Arjun Kapoor (sekarang aktor Bollywood—red.) dan Anshula Kapoor yang masih kecil. 

Sridevi dan Boney menikah selama 21 tahun. Jhanvi, putri sulung mereka, tahun ini memulai debut Bollywood lewat Dhadak, akan dirilis Juli. Penampilan yang ditunggu-tunggu Sridevi.

“Jhanvi sangat dekat dengan saya. Jadi ya, ini momen yang saya nantikan. Saya selalu mengatakan kepadanya, agar berakting dengan hati dan selalu bekerja keras untuk menjadi yang terbaik,” ucap Sridevi.

Sayang, ajal lebih dulu menjemput. 

(val / gur)

Penulis : Vallesca Souisa
Editor: Vallesca Souisa
Berita Terkait