Choi Jong Hoon FT ISLAND Menyatakan Mundur dan Pensiun dari Dunia Hiburan

Rizki Adis Abeba Kamis, 14 Maret 2019 17:00:57
Choi Jong Hoon (ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Kasus yang bermula dari terungkapnya percakapan mesum dan penyebaran foto dan video ilegal di grup obrolan yang melibatkan Seungri dan Jung Joon Young kembali menyeret nama selebriti Korea. Setelah Yong Junhyung mengakui keterlibatannya dan mengumumkan pengunduran diri dari grup Highlight, kini giliran personel FT ISLAND, Choi Jong Hoon, melakukan hal serupa.

Pada Kamis (14/03), Choi Jong Hoon mengumumkan pengunduran dirinya dari grup FT ISLAND sekaligus pensiun dari dunia hiburan. Hal ini diungkapkan melalui keterangan yang dirilis agensi FNC Entertainment. “Hari ini diputuskan bahwa Choi Jong Hoon, yang telah menuai kritik akibat keterlibatannya dengan serial kejadian yang terjadi belakangan ini, akan meninggalkan FT ISLAND,” ungkap perwakilan FNC Entertainment.

Choi Jong Hoon tidak menuliskan pesan ataupun pengakuan seperti yang dilakukan oleh Yong Junhyung. Namun agensi memastikan Choi Jong Hoon akan ikut menjalani investigasi kepolisian minggu ini. “Choi Jong Hoon sudah memutuskan untuk meninggalkan tim (FT ISLAND) selama-lamanya dan akan pensiun dari industri hiburan,” ungkap agensi lagi.

Sebelumnya, dari trasnkrip obrolan di dalam grup bersama Jung Joon Young dan Seungri, Choi Jong Hoon diketahui tidak hanya turut berpartisipasi dalam obrolan mesum mengenai foto dan video yang diambil secara illegal oleh Jung Joon Young. Terungkap pula bahwa Choi Jong Hoon pernah melakukan pelanggaran hukum berupa mengemudi dalam kondisi mabuk dan melakukan aksi suap terhadap petugas kepolisian.

(riz / ray)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.