Chansung 2PM Memulai Wajib Militer dengan Penuh Keceriaan

Rizki Adis Abeba Selasa, 11 Juni 2019 22:15:23
Personel termuda 2PM, Chansung, memulai wajib militer pada hari ini, Selasa (11/6). (Viki)

TABLOIDBINTANG.COM - Personel termuda 2PM, Chansung, memulai wajib militer pada hari ini, Selasa (11/6). Tanpa melakukan selebrasi khusus, Chansung diantar oleh rekan-rekannya di 2PM: Taecyeon, Nichkcun, dan Jun.K, memasuki pusat pelatihan Divisi Infantri ke-5 di Yeoncheon, Provinsi Gyeonggi.

Chansung menjadi personel 2PM terakhir yang menjalani wajib militer setelah Taecyeon, Jun.K, Wooyoung, dan Junho. Sedangkan Nichkhun yang berkebangsaan Thailand tidak mempunyai kewajiban menjalani wajib militer.

Dimulainya perjalanan Chansung sebagai tentara wajib militer dibagikan lewat foto yang diunggah ke akun Twitter resmi 2PM hari ini. Chansung terlihat ceria saat berfoto bahkan membuat pose-pose lucu bersama Taecyeon, Jun.K, dan Nichkhun.

“Maknae (personel termuda) 2PM Chansung sangat ceria sampai saat terakhir! Kembalilah dengan aman! Hottest (sebutan penggemar 2PM), marilah menunggu tanpa menangis!,” cuit akun Twitter 2PM.

Selain itu Nichkhun juga mengunggah sebuah foto di akun instagramnya dan mengatakan, “Maknae, kembalilah dengan aman. Saya tidak bisa memberikanmu energi militer seperti personel lainnya, namun saya akan menyemangatimu. Semangat!” tulis Nichkhun.

Meski memilih memulai wajib militer secara tertutup, sebelumnya Chansung telah berpamitan kepada para penggemarnya ketika menggelar jumpa penggemar solonya yang bertajuk “TMC: Too Much Chanformation” awal bulan ini. Menurut jadwal, Chansung akan menjalani wajib militer hingga 5 Januari 2021 mendatang.

(riz/bin)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.