Alami Cedera Kaki, Agensi Tetap Izinkan Park Woo Jin AB6IX Ikut Promosi

Rizki Adis Abeba Senin, 1 Juli 2019 21:00:23
Park Woo Jin alami cedera kaki. (Viki)

TABLOIDBINTANG.COM - Agensi grup AB6IX, Brand New Entertainment, memberi kabar mengenai kondisi kesehatan Park Woo Jin usai mengalami cedera pergelangan kaki lewat surat yang dirilis pada Senin (01/07).

“Park Woo Jin mengalami cedera pergelangan kaki pada 17 Juni, dan pemeriksaan medis menyeluruh telah mendiagnosis ia mengalami keseleo sintaksis. Saat ini ia fokus pada perawatan dan menjalani istirahat sebanyak mungkin,” ungkap agensi.

Agensi juga menyebutkan, demi memenuhi janjinya pada penggemar, Park Woo Jin berharap bisa tetap berpartisipasi pada kegiatan promosi AB6IX, termasuk acara fan signing. Namun demikian agensi akan mengizinkannya ikut serta dalam kegiatan promosi dengan syarat tidak memperparah cidera yang dialami mantan personel Wanna One ini.

AB6IX (Viki)
AB6IX (Viki)

“Meskipun tidak bisa berpartisipasi secara aktif di dalam penampilan panggung pada kegiatan yang dijdwalkan termasuk jumpa penggemar, dia akan tetap berpartisipasi dengan perubahan pengaturan penampilan agar tidak memperburuk lukanya,” jelas agensi Park Woo Jin.

“Sekali lagi kami meminta maaf kepada para penggemar yang telah merasa khawatir. Kami akan fokus pada usaha pengobatan dan istirahat bagi Park Woo Jin sehingga ia bisa sembuh total dari cedera yang dialaminya. Terima kasih,” pungkas agensi Park Woo Jin.

Setelah debut dengan lagu “Breathe” pada 22 Mei lalu, saat ini AB6IX menjadi grup pendatang baru paling populer di industri musik K-Pop. AB6IX akan menggelar jumpa penggemar pertamanya yang bertajuk “1st ABNEW” di Jamsil Arena pada 13 dan 14 Juli mendatang.

(riz/bin)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.