Memutuskan Keluar, Kangin Tak Ingin Terus Membebani Personel Super Junior Lain

Rizki Adis Abeba Jumat, 12 Juli 2019 05:00:41
Kangin keluar dari Super Junior (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah berkecimpung selama 14 tahun di dunia hiburan, Kangin mengumumkan pengunduran dirinya dari grup Super Junior pada Kamis (11/07). Dalam surat yang diunggah di instagram, Kangin menyebut salah satu pertimbangannya memutuskan keluar dari Super Junior karena tidak ingin membebani personel Super Junior lain akibat masalah yang ditimbulkannya.

“Sambil menyaksikan para personel yang mendapatkan pengalaman yang tidak seharusnya mereka dapatkan karena masalah saya, saya membuat keputusan bahwa saya tidak bisa menundanya lagi,” tulis Kangin.

Tidak hanya itu, Kangin juga tidak ingin terus membuat para penggemar Super Junior atau ELF terus kecewa. “Lebih dari apapun, saya merasa paling bersalah pada ELF yang telah memberikan cinta yang luar biasa selama 14 tahun,” lanjut Kangin.

Mulai sekarang, Kangin akan melepas nama Super Junior dan akan melanjutkan karier di jalan yang ia tempuh sendiri.

“Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua personel dan keluarga agensi yang penuh perhatian terhadap saya hingga saat terakhir. Saya akan terus menyemangati kesuksesan Super Junior. Terima kasih,” tandas Kangin.

Kangin memang dikenal sebagai personel Super Junior yang sering memicu kontroversi. Ia pernah terlibat dalam perkelahian dan dua kali terlibat kasus pelanggaran lalu lintas akibat mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Akibat ulahnya, Kangin menjadi personel Super Junior yang paling sering terkena “hukuman” dan diistirahatkan dari kegiatan Super Junior. 

(riz)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.