Lai Kuan Lin Ajukan Penghentian Kontrak Eksklusif dengan Cube Entertainment

Rizki Adis Abeba Minggu, 21 Juli 2019 01:00:06
Lai Kuan Lin berencana untuk mengakhiri kontrak eksklusif dengan agensinya, Cube Entertainment. (soompi)

TABLOIDBINTANG.COM - Kabar mengejutkan datang dari mantan personel Wanna One, Lai Kuan Lin. Pada Sabtu (20/7) berembus kabar bahwa Lai Kuan Lin berencana untuk mengakhiri kontrak eksklusif dengan agensinya, Cube Entertainment.

Kabar ini pertama kali dirilis oleh SPO TV News yang mengabarkan bahwa Lai Kuan Lin sudah mengirimkan sertifikasi konten untuk mengajukan penghentian kontrak eksklusif dengan Cube Entertainment.

Pihak Cube Entertainment pun segera mengeluarkan surat pernyataan resmi untuk menanggapi kabar ini. “Benar, bahwa kami telah menerima surat pemberitahuan mengenai penghentian kontrak eksklusif kami dengan artis kami, Lai Kuan Lin, dari kuasa hukum yang mengaku mewakilinya,” ungkap Cube Entertainment.

Namun demikian hingga saat ini Cube Entertainment belum mengambil keputusan mengenai kontrak eksklusif dengan Lai Kuan Lin. Agensi juga mengaku tidak tahu apa motif di balik permintaan Lai Kuan Lin untuk menghentikan kontrak eksklusif.

Lai Kuan Lin menjadi artis pendatang baru yang kariernya bersinar usai keberhasilannya debut dalam grup Wanna One setelah mengikuti ajang Produce 101 musim kedua. Setelah promosi Wanna One berakhir, Lai Kuan Lin debut sebagai aktor dengan membintangi serial drama produksi Tiongkok, A Little Thing Called Love. Lai Kuan Lin juga membentuk grup duo bersama Wooseok PENTAGON dan sedang mempersiapkan album debut solo.

Banyak yang berasumsi bahwa Lai Kuan Lin mengajukan penghentian kontrak dengan Cube Entertainment karena ingin menjalani kariernya secara independen.

(riz/ari)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.