Rapper Hash Swan Imbau Penggemar Berhenti Bertengkar dengan Fans Jungkook BTS

Rizki Adis Abeba Kamis, 19 September 2019 13:00:05
Jungkook - Hash Swan

TABLOIDBINTANG.COM - Rapper Hash Swan kembali muncul di Instagram untuk meminta agar penggemarnya menyudahi pertengkaran dengan penggemar Jungkook BTS. Hash Swan melakukan siaran langsung di Instagram pada Rabu (18/09) untuk mendamaikan para penggemar yang meributkan soal foto seorang pria yang sedang memeluk wanita.

Foto tersebut awalnya ramai dibicarakan sebagai foto Jungkook BTS bersama kekasih barunya. Namun muncul bantahan yang mengatakan bahwa pria berambut gondrong dalam foto itu adalah Hash Swan. Akan tetapi Hash Swan juga membantah. “Itu bukan saya. Saya mengatakan ini karena banyak sekali orang yang menanyakan hal ini,” bantah Hash Swan.

Sayangnya bantahan Hash Swan justru menyulut kemarahan penggemar Jungkook yang kemudian menyerangnya di media sosial. Dalam siaran Instagram, Hash Swan mengaku merasa bersalah atas keributan yang terjadi di media sosial.

“Meskipun saya merasa sakit hati karena insiden ini, saya merasa ini bukanlah sesuatu yang harus diributkan penggemar. Saat ini saya baik-baik saja. Saya merasa bersalah ketika melihat para penggemar bertengkar. Kami sudah memahami situasinya (tentang foto) dan semuanya sudah selesai sekarang. Janganlah bertengkar,” kata Hash Swan.

Hash Swan pun menyatakan bahwa ia tidak menganggap orang-orang yang menyerangnya sebagai “penggemar BTS sejati”. Ia menjelaskan, “Meskipun penggemar dari kedua belah pihak berseteru, orang-orang yang mengirimi saya pesan bukanlah penggemar BTS sejati. Ini adalah masalah yang diciptakan oleh orang-orang minoritas yang bahkan bukanlah penggemar BTS,” kata Hash Swan.

(riz/ari)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.