Menjadi CEO Agensi Artis, Zico Ex Block-B Ungkap Kemungkinan Produseri Boy Band

Rizki Adis Abeba Selasa, 8 Oktober 2019 15:30:05
Setelah memutuskan keluar dari grup Block B tahun ini, Zico kini fokus dalam membangun perusahaan agensi artis miliknya, KOZ Entertainment.

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah memutuskan keluar dari grup Block B tahun ini, Zico kini fokus dalam membangun perusahaan agensi artis miliknya, KOZ Entertainment.

Bagaimana perkembangan perusahaannya kini? Zico membagikannya dalam siaran radio Kim Shin young’s Noon Song of Hope di MBC FM4U pada Selasa (08/10).

Zico menolak jika orang beranggapan bahwa agensi artis miliknya hanya fokus merekrut penyanyi hip-hop. Zico bahkan tak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti ia memproduseri sebuah grup boy band.

“Ini bukan perusahaan hip-hop. Sulit untuk menentukannya hanya dalam satu kategori. Ini adalah label yang meliputi semuanya dan tidak hanya mencakup satu batasan. Saat ini, ini berpusat pada musisi karena itulah diri saya, namun itu tidak berarti semua orang yang masuk ke label saya adalah artis hip-hop. Mungkin aka nada grup idola atau boy band di masa mendatang,” jelas Zico.

Zico juga membicarakan soal kemungkinan ia berkolaborasi dengan artis lain. Soal kriteria, Zico tidak menetapkan kriteria tertentu dalam menentukan kolaborasi dengan seorang artis, yang terpenting baginya adalah bisa melahirkan karya yang bagus. 

“Saya memutuskan apakah mau berkolaborasi atau tidak tergantung pada apakah saya bisa melakukan pekerjaan yang bagus atau tidak. Saya cenderung tidak mau menerima bayaran ketika berkolaborasi dengan lagu milik artis lain. Lagu-lagunya Baek Ye Rin sangat bagus. Saya ingin berkolaborasi dengannya,” ungkap Zico.

(riz / gur)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.