Sulli Meninggal Dunia, Bagaimana Kelanjutan Produksi Serial Persona 2?

Rizki Adis Abeba Rabu, 23 Oktober 2019 18:30:23
Sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya pada 14 Oktober lalu, Sulli tengah terlibat dalam produksi serial Persona 2 yang hingga saat ini belum selesai digarap. (Viki)

TABLOIDBINTANG.COM - Sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya pada 14 Oktober lalu, Sulli tengah terlibat dalam produksi serial Persona 2 yang hingga saat ini belum selesai digarap. Lantas bagaimana nasib serial ini setelah Sulli meninggal dunia?

Sama seperti musim pertamanya, Persona merupakan serial yang memiliki lima segmen cerita dari perspektif lima karakter berbeda dan digarap oleh lima sutradara berbeda. Sulli memainkan salah satu karakter utama di dalamnya.

Pada Rabu (23/10) media Dispatch mengabarkan bahwa syuting Persona musim kedua baru menyelesaikan satu segmen yang digarap sutradara Hwang Soo Ah. Setelah kabar meninggalnya Sulli, produksi serial ini pun belum dilanjutkan.

Sulli (Viki)
Sulli (Viki)

Menanggapi kabar ini, rumah produksi Mystic Story membenarkan bahwa hingga saat ini syuting masih terhenti. “Sebagai pemeran utama Persona musim kedua, Sulli sebenarnya masih di tengah proses syuting segmen kedua. Namun saat ini kami belum memutuskan hal apapun mengenai kelanjutan proyek ini,” ungkap perwakilan rumah produksi.

Serial Persona musim pertama sukses dibintangi oleh sahabat Sulli, IU, dan dirilis melalui aplikasi Netflix. Menurut rencana Persona 2 juga akan dirilis di Netflix, namun rumah produksi belum bisa memutuskan kapan serial ini akan dirili.

Pihak Mystic Story pun mengungkapkan bahwa hingga saat ini mereka belum memutuskan untuk menggantikan Sulli dengan aktor lain karena mereka pun masih dalam suasana berduka.

(riz)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.