Dianggap Beri Contoh Negatif, Penggemar Minta Chen Mundur dari EXO

Rizki Adis Abeba Selasa, 14 Januari 2020 23:00:09
Dianggap Beri Contoh Negatif, Penggemar Minta Chen Mundur dari EXO

TABLOIDBINTANG.COM - Keputusan Chen EXO mengumumkan rencana pernikahan secara mendadak rupanya memantik reaksi negatif di sebagian penggemar. Kini banyak penggemar yang menuntut agar ia mengundurkan diri dari EXO akibat dianggap akan mencoreng citra grup EXO.

Bisa dibilang penggemar sebenarnya tidak melihat rencana pernikahan Chen sebagai sesuatu yang akan mencoreng citra. Hanya saja kondisi kekasih Chen yang sudah hamil dengan usia kehamilan yang konon sudah mencapai tujuh bulan dinilai sebagai contoh negatif bagi penggemar.

“Saya benci karena sekarang EXO akan dilihat sebagai grup dengan pria yang menghamili kekasihnya sebelum menikah. Tolong tinggalkan EXO,” tulis seoang warganet. “Tolong buat surat tertulis berisi pengunduran diri dari grup,” timpal warganet lainnya. 

Kesalahan Chen EXO di mata penggemar semakin besar ketika membahas soal wajib militer. Banyak yang tidak habis pikir bahwa Chen menghamili kekasihnya dan memutuskan menikah di saat ia bahkan belum menjalani wajib militer.

“Dia bahkan belum menjalani wajib militer, tapi menghamili pacarnya sebelum menikah. Ini benar-benar tidak bertanggung jawab meskipun dia bukan seorang idola,” keluh warganet. 

Chen EXO mengumumkan rencana pernikahannya pada Senin (13/01). Agensi menyebut saat ini kekasih Chen sudah dalam kondisi hamil. Tidak disebutkan secara detail kapan dan di mana resepsi pernikahan Chen akan dihelat. Namun agensi memastikan acara tersebut akan digelar secara tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarga terdekat.

(riz)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.