Seungri Dikabarkan Wamil Bulan Depan, Bagaimana Kelanjutan Kasus Hukumnya?

Rizki Adis Abeba Kamis, 16 Januari 2020 02:00:23
Seungri akan memulai wajib militer pada pertengahan Februari mendatang. (Soompi)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah beberapa kali ditunda karena terganjal skandal Burning Sun tahun lalu, mantan personel BigBang, Seungri, akhirnya segera menjalani wajib militer. Menurut kabar yang dirilis pada Rabu (15/1), Seungri akan memulai wajib militer pada pertengahan Februari mendatang.

Sebelumnya, Seungri berencana menjalani wajib militer pada Maret tahun lalu, namun berbagai skandal tindakan kriminal yang membuatnya berurusan dengan hukum membuat ia meminta waktu penundaan wajib militer.

Seungri BigBang (Viki)
Seungri BigBang (Viki)

Asosiasi Tenaga Kerja Militer Korea kini berencana untuk menjadwalkan wajib militer untuk Seungri setelah masa penundaan wajib militer Seungri berakhir. “Kami akan memprosesnya dengan memberitahu Seungri masa aktif tugasnya setelah periode penundaannya berakhir,” ungkap seorang pejabat militer senior.

Seungri sempat diduga menjadi pelaku berbagai pelanggaran hukum seperti penyedia jasa layanan prostitusi, penggelapan pajak, perjudian, penggunaan narkotika, dll. Namun hingga saat ini ia belum dinyatakan bersalah dalam semua kasus yang menjeratnya. Bahkan pengajuan penangkapan pra-peradilan yang dilakukan polisi sebanyak dua kali satupun tidak ada yang dikabulkan oleh Kejaksaan.

Apakah dengan dimulainya wajib militer maka kasus hukum Seungri dinyatakan selesai? Tentu tidak. Jika Seungri benar memulai wajib militer pada Februari, maka ia akan menjalani pelatihan dasar militer selama lima minggu. Setelah itu kasus hukumnya akan diserahkan kepada kejaksaan militer untuk melanjutkan investigasi dan sidang.

(riz)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.