Kakak Ungkap Kekesalan pada Sang Ayah yang Diduga Mengincar Harta Warisan Sulli

Rizki Adis Abeba Senin, 20 Januari 2020 19:00:23
Kakak Sulli menyebut bahwa sang ayah seolah tidak peduli dengan kematian Sulli dan hanya memikirkan soal harta warisan peninggalan putrinya. (Smtownjjang)

TABLOIDBINTANG.COM - Meninggalnya Sulli pada 14 Oktober tahun lalu rupanya masih menyisakan masalah di dalam keluarganya. Belakangan kakak Sulli, Choi Dae Hee, mengungkapkan perselisihan yang terjadi antara ia dengan sang ayah yang berpangkal pada keributan soal harta warisan yang ditinggalkan mendiang wanita yang bernama asli Choi Jinri.

Pada Minggu (19/1), Choi Dae Hee menulis pesan di Instagram yang isinya membeberkan konflik dengan sang ayah. Kakak Sulli menyebut bahwa sang ayah seolah tidak peduli dengan kematian Sulli dan hanya memikirkan soal harta warisan peninggalan putrinya.

Sulli (Instagram)
Sulli (Instagram)

“Saya membawa kesedihan dari saudara perempuan saya sendiri, tetapi bagaimana bisa seorang ayah menceritakan masalah tentang asset-aset (Sulli) ke temannya alih-alih merasakan kesedihan karena kehilangan anaknya,” beber Choi Dae Hee.

Lebih lanjut lagi, Choi Dae Hee membeberkan bahwa sang ayah bahkan tidak pernah mengunjungi makam Sulli, namun kini muncul untuk membicarakan masalah harta warisan. Hal inilah yang membuat Chpi Dae Hee kesal.

“Dia adalah seseorang yang bahkan belum pernah mengunjungi makam (Sulli). Saya tidak ingin membeberkan masalah yang terlalu pribadi di sini tetapi seseorang yang berbeda antara ucapan dengan tindakannya perlu dikeluarkan. Jika kita orang asing, mari kita hidup seperti itu (tidak saling kenal),” tegas Choi Dae Hee.

(riz)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.