Akibat Lelucon COVID-19, Acara Baru Kim Jaejoong Batal Dirilis

Rizki Adis Abeba Jumat, 3 April 2020 07:00:58
Kim Jaejoong mengaku menggunakan isu wabah COVID-19 sebagai bualan di hari April Mop untuk mengingatkan orang mengenai pentingnya menjaga diri dari bahaya virus Corona. (Dazzle)

TABLOIDBINTANG.COM - Lelucon Kim Jaejoong yang menyatakan dirinya positif COVID-19 di hari April Mop pada Rabu (1/4) rupanya berbuntut panjang. Saat ini Kim Jaejoong mulai menuai sentiment negatif dari publik dan industri hiburan.

Pada Kamis (2/4) sumber dari industri hiburan memberi tahu bahwa kemungkinan acara reality show terbaru Kim Jaejoong, Travel Buddies, akan dibatalkan penayangannya.

Menurut rencana, Travel Buddies akan dirilis melalui kanal Youtube Lifetime Korea pada 4 April mendatang. Namun kontroversi lelucon COVID-19 Kim Jaejoong membuat rencana ini dibatalkan.

Sebelumnya, melalui postingan di instagramnya Kim Jaejoong mengaku dirinya positif COVID-19. Namun tidak lama berselang ia kembali menyatakan bahwa pengakuan itu hanyalah bualan April Mop.

Kendati sudah meminta maaf, Kim Jaejoong terancam hukuman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

“Saat ini kami sedang melihat situasi mengenai kasus Kim Jaejoong. Ini melibatkan penyebaran informasi salah, jadi kami sedang mendiskusikan bagaimana hukumannya akan diberikan,” ungkap perwakilan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

“Otoritas karantina dapat menindak orang yang melakukan panggilan telepon jahat atau menghasut dan menyebabkan kebingungan, tetapi ini membutuhkan pertimbangan internal karena dilakukan oleh seorang selebriti di media sosial,” lanjut perwakilan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

(riz)

 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.