Kang Daniel Tidak Ingin Lagi Tertekan karena Popularitasnya 

Rizki Adis Abeba Sabtu, 18 April 2020 01:00:46
Dalam wawancara terbaru dengan majalah @star1 magazine, Kang Daniel mengungkapkan pandangan barunya

TABLOIDBINTANG.COM - Kembali aktif di dunia hiburan setelah menjalani istirahat total sejak Desember tahun lalu, Kang Daniel kini muncul dengan semangat baru. Dalam wawancara terbaru dengan majalah @star1 magazine, Kang Daniel mengungkapkan pandangan barunya mengenai popularitas yang berbeda dengan sebelumnya.

Sebelumnya, Kang Daniel memutuskan rehat dari dari dunia hiburan akibat serangan gangguan panik dan kecemasan yang ia alami. Kang Daniel tak menampik rasa cemas dan panik berlebihan tersebut muncul akibat ketidaksiapan mentalnya menghadapi popularitas yang meningkat begitu pesat dalam beberapa tahun belakangan. Komentar-komentar julid warganet sukses meruntuhkan kepercayaan dirinya.

“Saya bersyukur karena orang-orang mengenal nama saya. Sebelum ini, karena tekanan yang datang akibat nama saya (yang populer), saya merasa seperti membebani diri sendiri,” aku Kang Daniel.

Untuk itu Kang Daniel memilih untuk mundur satu langkah. Ia mengumumkan cuti panjang pada awal Desember. Kang Daniel pun memanfaatkan masa rehatnya untuk menata hati dan pikiran, serta mengubah cara pandangnya. Kini ia merasa lebih siap mengendalikan emosinya.

“Sekarang, saya tidak akan terpengaruh oleh ketenaran, dan saya ingin menjadi seseorang yang mengendalikan (emosi),” ungkap Kang Daniel panjang lebar.

Setelah cukup beristirahat, Kang Daniel kembali ke panggung musik dengan merilis album mini berjudul CYAN bulan lalu. Mengusung single “2U”, Kang Daniel sukses merajai berbagai acara musik di televisi serta tangga lagu daring. 

(riz)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.