Agensi Heo Young Saeng Angkat Bicara Soal Rencana Reuni SS501

Rizki Adis Abeba Kamis, 14 Mei 2020 07:00:47
Heo Young Saeng (allkpop.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Gosip rencana reuni grup SS501 telah membuat penggemar harap-harap cemas. Namun hingga saat ini belum ada agensi  para mantan personel SS501 yang mengonfirmasi kabar ini.

Pada Rabu (13/05), agensi Heo Young Saeng, KQ Entertainment menjawab rasa penasaran publik mengenai rencana reuni SS501. Menurut perwakilan agensi, wacana soal reuni SS501 memang benar telah didiskusikan. Namun hingga saat ini belum mencapai kesepakatan karena terkendala jadwal kegiatan masing-masing personel.

“Kami telah mendiskusikan masalah ini secara berkala, namun kami belum bisa mengumumkan apapun secara resmi. Kami masih bekerja keras untuk membawa kabar baik untuk kalian,” ungkap perwakilan agensi Heo Young Saeng.

Sebelumnya, media gencar mengabarkan soal rencana reuni personel SS501 yang terdiri dari Kim Hyun Joong, Heo Young Saeng, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, dan Kim Hyung Jun. 

“Mereka telah mendiskusikan hal spesifik seperti album baru dan syuting videoklip, namun karena jadwal yang bentrok, rencana reuni tersebut dibatalkan,” klaim salah seorang sumber.

SS501 sendiri merupakan grup penyanyi idola K-Pop generasi kedua yang debut pada 2005 dan turut melejit seiring meledaknya serial drama Boys Before Flowers. Selain Kim Hyun Joong menjadi salah satu bintang utama serial tersebut, SS501 turut meyanyikan lagu OST yang berjudul “Because I’m Stupid”. 

Pada 2010, kontrak eksklusif SS501 dengan agensi DSP Media berakhir dan seluruh personel memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak sehingga grup SS501 berada pada fase hiatus hingga saat ini. 

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.