Ingin Fokus ke Pernikahan, Song Joong Ki Batal Main di Serial Kingdom

Rizki Adis Abeba Rabu, 13 September 2017 17:20:00
Song Joong Ki ingin fokus ke pernikahan dan nomor duakan pekerjaan (Soompi)

TABLOIDBINTANG.COM - Popularitasnya yang semakin tinggi membuat Song Joong Ki kebanjiran tawaran proyek serial drama dan film. Namun demi mempersiapkan acara pernikahannya, Song Joong Ki memilih menolak beberapa tawaran. Song Joong Ki juga dipastikan batal bermain di serial drama terbaru produksi Netflix yang berjudul Kingdom.

Menurut pihak agenso Song Joong Ki, Blossom Entertainment, Song Joong Ki membatalkan tawaran main di Kingdom karena ingin lebih fokus mengurus rencana pernikahannya dengan Song Hye Kyo. “Song Joong Ki telah membuat keputusan final untuk tidak bermain di Kingdom. Untuk proyek selanjutnya, belum ada yang bisa dikonfirmasikan,” ungkap pihak Blossom Entertainment.

Batalnya Song Joong Ki bermain di Kingdom membuat produksi serial ini harus ditunda. Pihak produksi drama mengungkapkan sampai saat ini mereka masih mencari aktor yang tepat untuk menggantikan Song Joong Ki. “Kami akan mulai syuting segera setelah kastingnya lengkap. Sebenarnya syuting akan dimulai September, namun dalam proses meningkatkan kualitas, syuting harus diundur sampai Oktober,” ungkap pihak produksi.    

Kingdom merupakan serial drama yang skenarionya ditulis Kim Eun Hee yang sebelumnya menggarap serial Signal. Serial ini menggunakan sistem pra-produksi yang syutingnya 100 persen diselesaikan sebelum tayang. Menurut rencana Kingdom akan ditayangkan pada semester kedua 2018.

Sementara itu Song Joong Ki sampai saat ini masih sibuk dengan berbagai urusan menyangkut pernikahan. Terakhir, Song Joong Ki bersama sang calon istri, Song Hye Kyo, pergi ke Los Angeles, AS, untuk melakukan pemotretan pre-wedding.

 

(riz / wida)

Penulis Rizki Adis Abeba
Editor Wida Kriswanti
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.