Baru Menuntut Setelah 7 Tahun, Ini Kata Korban yang Diserang Anjing Yoochun JYJ

Nanda Indri Hadiyanti Kamis, 18 Januari 2018 23:10:00
Baru Menuntut Setelah 7 Tahun, Ini Kata Korban yang Diserang Anjing Yoochun JYJ (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Yoochun JYJ menjadi sorotan setelah seorang wanita mengungkapkan kejadian yang menimpanya tujuh tahun lalu. Saat itu wanita  yang kabarnya istri dari seorang CEO perusahaan produksi drama ini diserang oleh anjing peliharaan Yoochun JYJ dan digigit di bagian wajah dan kepalanya.

Korban tiba-tiba menuntut Yoochun JYJ karena kejadian tersebut. Saat ditanya mengapa baru saat ini dirinya mengajukan tuntutan tersebut, sang korban mengaku butuh waktu lama untuk menyembuhkan trauma yang dialami.

"Keadaan ini sangat traumatis dan saya mengalami depresi, jadi saya berusaha menyembuhkan kondisi mental saya terlebih dahulu," kata korban yang masih belum terungkap identitasnya, seperti dikutip dari allkpop, Kamis (18/1).

Yoochun JYJ (Ist)
Yoochun JYJ (Ist)

Katanya tiap kali melihat Yoochun JYJ dia kerap teringat kejadian yang menimpanya tujuh tahun lalu. Meski keluarga telah menenangkannya dia tetap sulit menerima kejadian tersebut. Jadi, sambil menunggu sembuh secara fisik, dia baru bisa mengajukan tuntutan itu.

"Orang tuaku dan suamiku bilang aku masih beruntung tidak kehilang penglihatanku dan tulang pipiku tidak rusak total, jadi saat itu aku fokus pada penyembuhanku dulu," lanjutnya.

Sementara itu pihak agensi Yoochun, C-JeS Entertainment masih kebingungan dengan kasus ini. Pasalnya korban sama sekali tidakmenghubungi Yoochun JYJ tujuh tahun terakhir dan tiba-tiba laporan sudah masuk ke pihak berwajib.

"Yoochun mengatakan mereka tidak saling kontak dalam tujuh tahun ini. Mohon tunggu sampai investigasi selesai," kata perwakilan agensi Yoochun JYJ.

(nda / wida)

Penulis Nanda Indri Hadiyanti
Editor Wida Kriswanti
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.