Red Velvet Tampil di Korea Utara, Kim Jong Un Rela Sesuaikan Jadwal

Andira Putri Senin, 2 April 2018 20:50:23
Red Velvet bertemu Kim Jong Un di Korea Selatan. (Yonhap News)

TABLOIDBINTANG.COM - Red Velvet sukses tampil dalam konser dari Korea Selatan untuk Korea Utara di Grand Theater Pyongyang Utara pada Minggu (1/4).

Penampilan Red Velvet tidak hanya menyita perhatian publik, tetapi juga Kim Jong Un. Pemimpin Tertinggi Korea Utara ini sengaja menyesuaikan jadwalnya demi bisa melihat aksi Red Velvet dan musisi Korea Selatan lain. 

"Banyak orang tertarik untuk melihat apakah saya akan datang dan menonton Red Velvet. Awalnya saya berencana datang ke acara tersebut lusa. Tetapi, saya datang hari ini setelah menyesuaikan jadwal," tutur Kim Jong Un kepada media lokal seperti dilansir CBS News.

 Kim Jong Un dan Red Velvet berpose bareng. (Yonhap News)
 Kim Jong Un dan Red Velvet berpose bareng. (Yonhap News)

Konser dari Korea Selatan untuk Korea Utara memang tidak berlangsung sehari. Konser masih akan digelar hingga tanggal 3 April mendatang. Di samping Red Velvet, konser tersebut juga menghadirkan aksi Seohyun SNSD, Cho Yong Pil, Lee Sun Hee, Baek Ji Young, dan Yoon Do Hyun.

Kim Jong Un mengapresiasi positif konser dari Korea Selatan untuk Korea Utara tersebut. Bahkan Kim Jong Un mengaku tersentuh selama menontonnya. 

"Dia sangat tersentuh melihat masyarakat memberikan tepuk tangan meriah untuk penampilan tersebut. Pemahaman mereka terhadap seni populer di Korea Selatan bertambah dalam," berikut laporan dari media resmi Korea Utara KCNA.

Kim Jong Un juga menyempatkan diri untuk menemui Red Velvet serta musisi Korea Selatan lain. Mereka sempat melakukan sesi foto bersama setelah konser. 

(dira/bin)


Penulis Andira Putri
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.