Fan Bingbing Bintang Putri Huan Zhu Dikabarkan Menghilang

Panditio Rayendra Selasa, 18 September 2018 19:00:47
Fan Bingbing (Shanghaiist)

TABLOIDBINTANG.COM - AKTRIS asal Tiongkok, Fan Bingbing (37), dikabarkan menghilang. Menghilangnya Fan Bingbing menjadi sorotan media internasional.

Fan Bingbing diketahui terlihat di tempat publik pada 1 Juli 2018. Fan Bingbing pada tanggal tersebut mengunjungi rumah sakit khusus anak.

Sementara di media sosial, Fan Bingbing terbilang cukup aktif di paltform buatan Tiongkok, Sina Weibo. Fan Bingbing terakhir membuat unggahan pada tanggal 23 Juli 2018. Setelah itu, tidak ada lagi unggahan di akun yang memiliki 63 juta pengikut itu.

Situs Time pada Senin (17/9) mewartakan bahwa Fan Bingbing menghilang karena masalah pajak. Sebagaimana diketahui, pemerintah Tiongkok cukup ketat dalam mengawasi biaya produksi film layar lebar dan honor artis papan atas. Fan Bingbing masuk daftar tokoh terkaya di Tiongkok versi Forbes dan kerap memakai produk fashion bermerek.

Namun menurut situs CNN, ada kemungkinan Fan Bingbing menghilang terkait alasan politis. Fan Bingbing pernah mengunggah kunjungannya ke sebuah rumah sakit di Tibet. Partai Komunis Cina dikenal sensitif hal yang berhubungan dengan Tibet. Namun hal ini pun belum dapat dipastikan kebenarannya.

Fan Bingbing mulai dikenal lewat serial Putri Huan Zhu (1998), bersama Vicki Zhao dan Ruby Lin. Setelah itu, namanya makin populer sebagai aktris serial TV dan film layar lebar. Fan Bingbing menembus Hollywood lewat film X-Men: Days of Future Past (2014).

Fan Bingbing bertunangan pada September 2017 dengan aktor Li Chen. Sebelumnya mereka berpacaran selama dua tahun.

(ray/ray)


Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.